Polda Kepri Dialog dengan Warga Rempang di Hunian Sementara hingga Salurkan Paket Sembako 

Senin, 19 Agustus 2024 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Rempang yang pindah ke hunian sementara disalurkan bantuan paket sembako, Senin (19/8). Foto:Istimewa

Warga Rempang yang pindah ke hunian sementara disalurkan bantuan paket sembako, Senin (19/8). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– Subdit II Direktorat Intelkam Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau menggelar pertemuan dengan warga yang terdampak pembangunan Rempang Galang Batam.

Pertemuan digelar perumahan Bisa Asri 3 Batu Besar, Nongsa, Batam di rumah hunian warga sementara pada Senin (19/8/2024) yang dihadiri oleh Kasubdit II Intelkam Polda Kepri, AKBP Arifin Sihombing,

Selain bertemu, polisi juga menyalurkan paket sembako untuk warga terdampak pembangunan Rempang Galang yang telah pindah ke hunian sementara.

Ketua RW Perumahan Bida Asri 3 Batu Besar, Sodiq, tokoh warga Rempang, Ahmad Sabarudin, mengapresiasi Polda Kepri atas bantuan dan perhatian yang diberikan.

“Dipersilahkan sampaikan segala sesuatu apabila ada yang warga merasa kurang berkenan selam di hunian sementara ini,” katanya membuka awal diskusi.

Sodiq berharap Instansi terkait memberikan perhatian atau bantuan terhadap warga Rempang yang telah bergeser ke Bida Asri 3 ini.

Senada Tokoh Masyarakat Rempang selaku Tomas Rempang di Perumahan Bida Asri 3 Batubesar Nongsa menyebut yang tinggal Bida Asri 3 masyarakat Pulau Rempang pindahan dari kampung Sembulang hulu dan Gobah Kelurahan Sembulang, Galang.

“Sebagian warga yang telah bergeser hanya berdiam atau tidak bekerja dan sebagian bekerja serabutan untuk menambah penghasilan selama berada ditempat tinggal sementara”, katanya dalam keterangan diterima matapedia, Senin (19/8).

Menurut dia, selama tinggal di hunian sementara warga merasa nyaman dan berbaur bersama masyarakat lainnya. Warga yang telah bergeser hampir jatuh tempo 12 bulan.

“Hal ini meminta pemerintah memberikan kejelasan dan perhatian lebih kedepannya dan diharapkan BP Batam lebih mempercepat pembangunan rumah relokasi sehingga warga yang sudah bergeser dapat kembali ke pulau Rempang karena kami ditempat sementara hanya menumpang,” imbuhnya.

Ia mendukung program pemerintah dalam pengembangan relokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

“Kami akan tetap mendukung Program pemerintah khususnya PSN pulau Rempang Eco-City”, harapnya.

Sementara Kasubdit II Ditintelkam, Polda Kepri, AKBP Arifin Sihombing menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang telah hadir dalam sesi silaturahmi tersebut.

“Maksud dan tujuan kami adalah ingin mengetahui kondisi dan keadaan warga yang bergeser selama dihunian sementara Perumahan Bida Asri 3 Batubesar,” katanya.

Ia menyebut jika pihaknya menyalurkan bantuan paket sembako. Hal ini bentuk perhatian terhadap warga yang telah bergeser ke hunian sementara dari kawasan PSN Rempang Eco-City.

“Berharap semua pembangunan rumah relokasi cepat selesai dan warga yang sudah bergeser kembali lagi ke pulau Rempang. Memang ada sebagian warga yang masih menolak dan terdapat 4 kampung yang mendirikan portal,” ujarnya.

Ia berpesan bagi masyarakat yang belum daftar relokasi agar dapat mendaftarkan diri untuk pindah ke hunian sementara. Ia memastikan bahwa PT MEG akan memperhatikan untuk pekerjaan warga yang terdampak pengembangan pulau Rempang.

“Mari bersama- sama mendukung program Pemerintah khususnya PSN pulau Rempang Eco-City,” tuturnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:DH|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak
Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat
759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:22 WIB

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:05 WIB

Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Berita Terbaru