MATAPEDIA6.com, BATAM – Kebakaran lahan kosong terjadi di kawasan pinggir jalan samping Gudang Utama Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (22/3/2026).
Kepolisian dan tim pemadam kebakaran, berjibaku memadamkan api yang mengancam bangunan di sekitarnya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan gudang, Joni Dian (43), saat melakukan patroli rutin di area sekitar.
Joni melihat kepulan asap berasal dari semak-semak di lahan kosong di tepi jalan. Menyadari potensi bahaya, Joni berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, kondisi lahan yang dipenuhi tanaman kering membuat api dengan cepat membesar dan merambat.
Baca juga: Selisih di Media Sosial Berujung Pengeroyokan di Lubuk Baja, Tiga Orang Jadi Tersangka
Joni bersama rekannya kemudian segera menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam dan Kepolisian Sektor Lubuk Baja untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Lubuk Baja yang dipimpin Kapolsek Kompol Deni Langie langsung menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat, polisi segera mengamankan area serta membantu proses penanganan agar situasi tetap kondusif dan tidak membahayakan pengguna jalan maupun pekerja gudang.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan ke titik api.
Berkat koordinasi yang baik antara kepolisian dan petugas damkar, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan gudang yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca juga: Kampung Pelita Jadi Contoh Kebersamaan, Polsek Lubuk Baja Gelar Goro Bersama Warga
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, kebakaran hanya menghanguskan tanaman kering di lahan kosong.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan faktor kelalaian atau unsur lain.
Deni menjelaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, terutama di kawasan padat aktivitas seperti wilayah pergudangan dan jalur lalu lintas utama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat potensi kebakaran, terutama di musim panas ketika lahan kering mudah terbakar,” kata Deni.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega



















