Polresta Barelang Ungkap Capaian Kinerja Satlantas Sepanjang 2025

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono tengah dan Wali Kota Batam Amsakar serta Ketua Pengadilan Negeri Batam Ketua DPRD Batam M Kamaluddin serta Dandim Batam dalam rilis akhir tahun 2025 di Polresta Barelang, Selasa (30/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono tengah dan Wali Kota Batam Amsakar serta Ketua Pengadilan Negeri Batam Ketua DPRD Batam M Kamaluddin serta Dandim Batam dalam rilis akhir tahun 2025 di Polresta Barelang, Selasa (30/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Penindakan pelanggaran lalu lintas sepanjang 2025 menunjukkan tren menurun. Namun, di saat yang sama, angka kecelakaan lalu lintas justru meningkat.

Data perbandingan 2024–2025 mengungkap paradoks keselamatan jalan raya: tilang turun, kecelakaan naik, dan kerugian material melonjak tajam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, mengatakan sepanjang 2025, mencatat 15.582 pelanggaran lalu lintas, turun 1 persen dibanding 2024 yang mencapai 15.741 kasus.

“Penurunan ini terutama terjadi pada penindakan tilang yang berkurang 159 kasus. Sebaliknya, teguran simpatik naik signifikan hingga 29 persen, dari 2.613 kasus pada 2024 menjadi 3.687 kasus pada 2025,” ujar Kombes Wicaksono dalam rilis akhir tahun di Polresta Barelang, Selasa (30/12/2025).

Perubahan pola penindakan tersebut tidak diikuti perbaikan keselamatan di jalan. Jumlah kecelakaan lalu lintas justru meningkat 12 persen. Pada 2024 tercatat 917 kejadian, sementara pada 2025 melonjak menjadi 1.043 kejadian atau bertambah 126 kasus dalam satu tahun.

Baca juga:Polda Kepri Siapkan Penyidik Hadapi Era Baru KUHAP 2025, Sinergitas Penegakan Hukum Lebih Progresif

Sementara itu Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo menjelaskan total korban kecelakaan naik dari 979 orang pada 2024 menjadi 1.157 orang pada 2025 meningkat 178 orang.

“Korban luka berat memang menurun dari 78 menjadi 33 orang, namun korban luka ringan bertambah dari 181 menjadi 151 orang seiring meningkatnya intensitas kecelakaan,” ujarnya.

Satu-satunya catatan positif muncul pada angka korban meninggal dunia. Sepanjang 2025, korban meninggal dunia turun drastis 58 persen dari 78 orang pada 2024 menjadi 33 orang.

Meski demikian, penurunan tersebut belum cukup menutup lonjakan jumlah kejadian dan besarnya dampak ekonomi akibat kecelakaan.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afid. Foto:Zalfirega/matapedia

Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 melonjak lebih dari dua kali lipat. Jika pada 2024 kerugian tercatat sekitar Rp1,52 miliar, maka pada 2025 angkanya meningkat tajam menjadi Rp3,15 miliar, atau naik sekitar 52 persen.

Data bulanan 2025 menunjukkan kecelakaan terjadi hampir merata sepanjang tahun. Oktober mencatat jumlah kecelakaan tertinggi dengan 105 kejadian disusul September 102 kejadian dan Juli 98 kejadian.

Sementara itu, Desember menjadi bulan terendah dengan 61 kejadian, namun tetap menyumbang korban dan kerugian material.

Secara total, sepanjang 2025 tercatat 1.040 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 1.257 korban terdiri dari 33 korban meninggal dunia, 151 korban luka berat dan 1.073 korban luka ringan.

“Total kerugian material mencapai Rp1,83 miliar berdasarkan rekapitulasi bulanan,” imbuhnya.

Kondisi ini menegaskan bahwa penurunan tilang dan meningkatnya pendekatan persuasif belum otomatis menekan angka kecelakaan.

Lonjakan jumlah kejadian dan kerugian material menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi strategi pengawasan, penegakan hukum, serta peningkatan kesadaran berlalu lintas di masyarakat.

Tanpa perbaikan menyeluruh, tren ini berpotensi terus berlanjut dan menjadikan jalan raya sebagai ruang berisiko tinggi, meski angka penindakan pelanggaran terlihat menurun.

Selain pencapaian Satlantas Polresta Barelang juga mencatat kinerja Satreskrim Polresta Barelang serta pencapaian dan trobosan sepanjang 2025.

Baca juga:Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Galangan PT ASL Batam

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

Berita Terkait

Tujuh Komisioner OJK Resmi Dilantik, Friderica Tegaskan Fokus Stabilitas dan Perlindungan Konsumen
Pelayanan Publik Tetap Optimal, ASN Pemko Batam Terapkan WFA Usai Libur Idulfitri
Hari Pertama Kerja, Amsakar Gas Pol Tinjau Proyek Strategis Batam
Pria Terjun di Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia
Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kawasan Gudang Pelita Batam
Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak
Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat
759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:28 WIB

Tujuh Komisioner OJK Resmi Dilantik, Friderica Tegaskan Fokus Stabilitas dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:05 WIB

Pelayanan Publik Tetap Optimal, ASN Pemko Batam Terapkan WFA Usai Libur Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:23 WIB

Pria Terjun di Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 23 Maret 2026 - 22:16 WIB

Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kawasan Gudang Pelita Batam

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:22 WIB

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak

Berita Terbaru

Warga saat mengamankan anak yangembawa motor warga Mansang kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (24/3/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Hukum Kriminal

Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai

Rabu, 25 Mar 2026 - 21:50 WIB