Ribuan Ojol, Tekong dan Penarik Becak Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Li Claudia: Pertama di Indonesia

Kamis, 12 Juni 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia saat serahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Ojol beberapa hari yang lalu. Foto;Diskominfo Batam

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia saat serahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Ojol beberapa hari yang lalu. Foto;Diskominfo Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM-Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat. Kali ini, Pemko Batam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 6.945 pekerja sektor informal yang rentan, seperti pengemudi ojek online (ojol), penambang boat pancung (tekong), dan penarik becak kayuh.

Melalui program ini, seluruh pekerja tersebut kini resmi terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Program ini menjadi yang pertama di Indonesia dan menandai langkah awal Pemko Batam dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, pelaut, dan pekerja informal lainnya.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara simbolis menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja dalam acara di Golden Prawn, Bengkong, Rabu (11/6). Ia menyampaikan bahwa sektor transportasi informal termasuk kelompok rentan yang sangat membutuhkan perlindungan.

“Ini pertama di Indonesia. Kalau masih ada kekurangan, kita benahi bersama. Ke depan, kita akan memperluas cakupan perlindungan ini,” ujarnya dikutip dalam media center Diskominfo Batam, Kamis (12/6/2025).

Li Claudia menekankan bahwa sektor ini berkembang pesat dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang, namun tetap rentan terhadap berbagai risiko. Karena itu, menurutnya, perlindungan sosial menjadi kebutuhan mendesak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini.

“Kita dorong masyarakat hidup lebih layak agar keadilan sosial benar-benar tercapai. Ini komitmen bersama, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas utama Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Pekerja sektor ini sangat rentan terhadap kecelakaan kerja. Dengan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa bekerja lebih tenang dan tetap mendukung roda ekonomi kota,” kata Salim di lokasi yang sama.

Adapun rincian penerima manfaat tahun ini meliputi:

*2.638 pengemudi dari Gojek

* 3.920 pengemudi dari Grab

* 229 pengemudi dari Maxim

* 21 pengemudi dari Shopee

* 97 penambang boat pancung

* 49 penarik becak kayuh

Acara penyerahan juga dihadiri pejabat dari BPJS Ketenagakerjaan, Sekretaris Daerah Kota Batam, Wakapolresta Barelang, serta sejumlah pejabat lain dan para penerima manfaat program.**

 

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru