MATAPEDIA6.com, BATAM – Polsek Batu Aji menggerakkan warga dan unsur Forkompimcam menggelar Salat Istisqa di Masjid Al Jihad, Perumahan Putri Tujuh, Kelurahan Kibing, Minggu (29/3/2026). Aksi ini menjadi respon langsung atas kemarau panjang yang mulai menekan pasokan air di Kota Batam.
Sejak pukul 08.00 WIB, jamaah memadati masjid. Lurah Kibing, Seklur, Kasi Trantib, Babinsa, Bhabinkamtibmas dari Kibing dan Bukit Tempayan, personel Samapta, tokoh agama, hingga warga Batu Aji hadir dan menyatu dalam satu barisan doa.
Polsek Batu Aji tidak sekadar hadir mengamankan. Mereka ikut memimpin gerakan spiritual, mengajak masyarakat mengetuk langit di tengah kondisi alam yang kian kering. Salat Istisqa yang mereka gelar menjadi simbol ikhtiar bersama memohon turunnya hujan.
Jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk. Suasana hening, penuh harap. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat tampak nyata—tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan spiritual.
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak berhenti pada tugas menjaga kamtibmas. Ia mendorong jajarannya aktif menyatu dengan masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
“Kami ingin hadir lebih dekat, membangun hubungan yang humanis sekaligus menguatkan kebersamaan,” tegasnya.
Momentum ini juga menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Warga diajak menghemat air, menjaga alam, dan memperbanyak doa di tengah ancaman krisis.
Lewat ikhtiar kolektif ini, harapan digantungkan: hujan segera turun, membawa kesejukan dan keberkahan bagi Batam.
Baca juga:Polsek Batu Aji dan Warga Batam Bersatu, Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Hadapi Kemarau
Editor:Zalfirega



















