Kejari Batam Terima Tahap II Kasus Pembunuhan Dwi Putri, Empat Tersangka Siap Disidangkan

Senin, 30 Maret 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Batam terima pelimpahan tahap II kasus LC pada Senin (30/3/2026). Foto:Istimewa

Kejari Batam terima pelimpahan tahap II kasus LC pada Senin (30/3/2026). Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penanganan kasus pembunuhan terhadap seorang wanita pemandu lagu (LC) di Batam memasuki babak baru. Penyidik menyerahkan empat tersangka beserta barang bukti ke jaksa penuntut umum dalam proses tahap II, menandai berkas perkara telah lengkap dan siap dilimpahkan ke pengadilan.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Priandi Firdaus, memastikan proses penyerahan berjalan sesuai prosedur.

“Dengan tahap II ini, jaksa segera menyusun surat dakwaan untuk membawa perkara ke persidangan,” ujar Priandi, Senin (30/3/2026).

Korban diketahui bernama Dwi Putri Aprilian Dini (25), perempuan asal Lampung. Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan lebih dari satu pelaku dengan dugaan peran berbeda dalam tindak pidana tersebut.

Baca juga:Listrik Aman Saat Lebaran, PLN Batam Ungkap Strategi di Balik Kenaikan Beban 19 Persen

Empat tersangka yang kini resmi berada di bawah kewenangan jaksa yakni: Wilson Lukman alias Koko, Anik Istiqomah Noviana binti Shokib Bulbet alias Meylika Levana alias Mami dan Salmiati binti Bacok (Aim) alias Papi Charles serta Putri Eangelina binti Yusrizal (Alm) alias Papi Tam.

Jaksa menjerat para tersangka dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pada dakwaan primair, penyidik menerapkan Pasal 459 juncto Pasal 20 huruf c. Alternatifnya, tersangka dijerat Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c, hingga pasal lebih subsidair yakni Pasal 469 ayat (2) juncto Pasal 20 huruf c.

Penerapan pasal berlapis ini membuka ruang bagi jaksa untuk membuktikan peran masing-masing tersangka di persidangan, termasuk kemungkinan keterlibatan bersama dalam perencanaan maupun pelaksanaan tindak pidana.

Dengan rampungnya tahap II, Kejaksaan Negeri Batam kini memegang kendali penuh atas proses hukum lanjutan. Publik menunggu bagaimana fakta-fakta persidangan akan mengungkap kronologi dan motif di balik tewasnya korban.

Baca juga:Pertamina Sumbagut Perkuat Distribusi Energi, Ajak Masyarakat Lebih Bijak Gunakan BBM dan LPG

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru

Ketua IKTD Batam H Arlon Versito dn Ketua IKTD Tanjungpinang bersama Kapolda Kepri, Jumat (30/10/2026). Foto:Humas Polda Kepri

News

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:01 WIB