Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Ist

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Ist

61 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Batam kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi investasi paling menjanjikan di Indonesia. Pengakuan itu datang dari Majalah FORTUNE Indonesia edisi Juli 2026 yang menobatkan Batam sebagai Best Place to Invest in Indonesia.

Predikat tersebut mempertegas daya saing Batam di tengah persaingan kawasan investasi nasional.

Letak geografis yang strategis di jalur perdagangan internasional, ditambah biaya operasional yang kompetitif, terus menarik minat investor untuk menjadikan Batam sebagai pintu masuk menuju pasar regional maupun global.

Tak lagi hanya bertumpu pada industri manufaktur, Batam kini berkembang menjadi pusat ekonomi digital.

Investasi baru mengalir ke sektor-sektor bernilai tambah tinggi, mulai dari pusat data (data center), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), semikonduktor, hingga layanan digital.

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park semakin memperkuat posisi Batam sebagai pusat industri digital sekaligus execution hub yang melayani kebutuhan pasar regional dan global.

Perkembangan sektor strategis tersebut tercermin dari kinerja investasi yang terus melesat.

Baca juga:Komisaris dan Direksi Pertamina Sidak SPBU di Sumut, Pastikan Stok BBM Aman dan Layanan Tetap Normal

Berdasarkan perhitungan investasi riil BP Batam, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,30 triliun atau melonjak lebih dari 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan investasi itu turut menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Di saat yang sama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam mencapai 83,80, mencerminkan meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang menjadi fondasi penting bagi investasi berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berdaya saing.

“Masuknya Batam sebagai salah satu daerah terbaik untuk investasi menunjukkan bahwa berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan yang kita lakukan mulai memberikan hasil positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat iklim investasi dan menjadikan Batam sebagai kota yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global,” kata Amsakar, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Amsakar, BP Batam akan terus menghadirkan berbagai terobosan untuk mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi investor.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai pengakuan dari Majalah FORTUNE Indonesia semakin memperkuat optimisme terhadap masa depan Batam sebagai salah satu pusat investasi unggulan di Indonesia.

“Kepercayaan investor merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, BP Batam akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif agar investasi yang masuk tidak hanya meningkat dari sisi nilai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Li Claudia Chandra.

Li Claudia menegaskan transformasi Batam menuju pusat industri manufaktur berteknologi tinggi dan ekonomi digital akan terus menjadi prioritas.

Langkah itu ditempuh melalui pengembangan kawasan industri modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Predikat Best Place to Invest in Indonesia menjadi pengakuan atas arah pembangunan Batam yang semakin berorientasi pada inovasi, teknologi, dan tata kelola yang kompetitif.

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid dan investasi yang terus meningkat, Batam tidak hanya menawarkan angka-angka pertumbuhan, tetapi juga menunjukkan kesiapan menjadi pusat investasi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

 

Baca juga:Lima Satker Polda Kepri Raih Predikat Pelayanan Prima Kapolri, Polresta Barelang hingga Ditreskrimum

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun
OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat
Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis
Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis
CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri
BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 
BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Perluas Insentif untuk Tarik Investasi Asing dan Dorong Kredit Perbankan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:35 WIB

OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:22 WIB

Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:43 WIB

Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:19 WIB

CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri

Berita Terbaru