Temui Warga Rempang Galang, Kepala BP Batam Paparkan Sekolah Rakyat Merah Putih Gratis Berasrama

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia bersama masyarakat Rempang Galang saat wacana pembangunan sekolah Merah Putih, Selasa (27/1/2026). Foto:Humas BP

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia bersama masyarakat Rempang Galang saat wacana pembangunan sekolah Merah Putih, Selasa (27/1/2026). Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM — Kepala BP Batam Amsakar Achmad turun langsung menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026). Program ini menjadi langkah konkret memperluas akses pendidikan berkualitas bagi keluarga prasejahtera.

Didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan sekolah tersebut sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak dini.

Amsakar menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih akan mengusung konsep sekolah berasrama (boarding school) gratis, khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu. Melalui skema ini, negara hadir memastikan pendidikan tidak lagi menjadi beban ekonomi bagi masyarakat.

“Sekolah rakyat ini membuka jalan bagi anak-anak prasejahtera untuk mengakses pendidikan berkualitas, sehingga mereka memiliki peluang yang sama untuk maju dan membangun masa depan,” tegas Amsakar.

Sekolah tersebut akan berdiri di atas lahan sekitar 19 hektare dengan fasilitas lengkap. BP Batam menyiapkan lapangan sepak bola, kolam renang berstandar internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen guna menunjang proses belajar yang terpadu.

Baca juga:M Yunus Muda Resmi Dilantik Wakil Ketua III DPRD Batam, Sinergi dengan Pemkot Diharapkan Makin Kuat

Melalui konsep pendidikan terintegrasi, peserta didik akan menjalani pembinaan menyeluruh, mulai dari akademik, pembentukan karakter, penguatan nilai kebangsaan, hingga penguasaan teknologi.

Amsakar menekankan, program ini tidak sekadar membangun sekolah, tetapi menjadi strategi jangka panjang memutus rantai kemiskinan di Batam.

“Program Presiden Prabowo ini dirancang untuk memutus kemiskinan. Kami membutuhkan dukungan penuh masyarakat dan tokoh-tokoh lokal. Mari bersama-sama menyiapkan generasi terdidik demi Batam yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Baca juga:Amsakar Apresiasi Sinergi BAZNAS–Kejari Batam, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

 

Berita Terkait

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak
Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas
Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR
Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026
Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus
Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:55 WIB

Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:38 WIB

Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:57 WIB

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terbaru