Tim Terpadu Tangkap Satu Buaya di Pulau Mengkada, Dua Lagi Masih Berkeliaran

Minggu, 26 Januari 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim terpadu penangkapan buaya saat menangkap buaya di perairan pulau Mengkada, Kota Batam Provinsi Kepri, Sabtu (25/1/2025). Matapedia6.com/ Dok Lantamal IV

Tim terpadu penangkapan buaya saat menangkap buaya di perairan pulau Mengkada, Kota Batam Provinsi Kepri, Sabtu (25/1/2025). Matapedia6.com/ Dok Lantamal IV

MATAPEDIA6.com, BATAM – Tim terpadu yang dibentuk pemerintah berhasil menangkap satu ekor buaya di Pulau Mengkada pada Sabtu (25/1/2025). Dengan demikian, kini tersisa dua ekor buaya lagi yang masih berkeliaran di perairan sekitar.

Koordinator Posko Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Evakuasi Buaya Lantamal IV, Letkol Mar Bambang Irianto, melalui Kadispan Lantamal 4 Batam, Rio Aditya, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjamin keamanan masyarakat, terutama nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut.

“Sebelumnya ada tiga ekor buaya yang tersisa. Sekarang tim sudah menangkap satu, sehingga tinggal dua ekor lagi yang terus kami buru,” ujar Rio pada Minggu (26/1/2025).

Kasus ini bermula dari jebolnya penangkaran buaya di Pulau Bulan pada Minggu (12/1/2025). Kejadian ini membuat beberapa buaya lepas ke perairan sekitar, memicu kekhawatiran masyarakat dan wisatawan.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat dan pelaku usaha wisata pantai meningkatkan kewaspadaan.

Surat imbauan bernomor B/17/500.13/I/2025 yang dirilis pada 23 Januari 2025 oleh Kepala Disbudpar, Ardiwitana, meminta pelaku usaha memberikan informasi kepada pengunjung tentang potensi kemunculan buaya.

“Kami juga meminta agar pengawasan diperketat di area pantai, terutama yang dekat dengan sungai, rawa, atau perairan yang mungkin menjadi jalur buaya,” jelas Ardiwitana.

Disbudpar juga menekankan lima poin penting, kepada pengelola wisata pantai diantaranya, Memberikan informasi kepada wisatawan terkait potensi kemunculan buaya di pantai.

Meningkatkan pengawasan aktivitas pengunjung, terutama di sekitar pantai yang berdekatan dengan habitat buaya.

Menjaga jarak aman dengan area berisiko tinggi, seperti muara sungai.

Menghindari aktivitas berisiko tinggi serta memasang tanda peringatan di lokasi rawan.

Mengurangi aktivitas pantai hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Tim terpadu, yang melibatkan berbagai pihak, terus melakukan operasi pencarian buaya yang tersisa.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heri Bertus Ompusunggu, dalam kunjungannya ke penangkaran buaya di Pulau Bulan menyebutkan bahwa jumlah buaya yang belum tertangkap telah dipastikan melalui pencocokan data dengan pengelola penangkaran, PT PJK.

“Kota Batam adalah kota wisata dengan ratusan pantai yang menjadi daya tarik pengunjung. Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan keamanan bagi masyarakat dan wisatawan,” kata Rio.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi aktivitas di pantai hingga seluruh buaya berhasil ditangkap.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru