WNA Narapidana Kasus Narkotika di Rutan Batam Meninggal, Ini Penjelasan Rutan

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MATAPEDIA6.com, BATAM– Seorang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam asal Singapura Vasudhevan Jayaram (77) dilaporkan meninggal akibat gagal ginjal di RSUD Embung Fatimah, Selasa (9/12/2025) pukul 01.50 WIB.

Ia sempat dirawat dua hari sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Kondisi Jayaram memburuk sejak Minggu (7/12) pagi. Petugas rutan langsung membawanya ke instalasi gawat darurat RSUD.

Karutan Batam, Fajar Teguh Wibowo melalui Kepala KPR Rutan Batam, Purwo Aji Prasetyo, membenarkan seorang warga binaan meninggal dunia karena sakit di RSUD Embung Fatimah Batam.

“Ya benar, seorang WNA. Pasien dirawat di IGD RSUD Embung Fatimah,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/12/2025).

“Untuk Jenazah Jayaram akan dikremasi di Batam, Rabu (10/12),” tambah dia lagi.

Baca juga; Rutan Batam Perkuat Akses Keadilan lewat Jalin Kerja Sama dengan Tiga LBH

Humas RSUD Embung Fatimah, Ellin menyebut tim medis sudah melakukan seluruh tindakan penyelamatan.

“Pasien tidak menunjukkan respons yang membaik meski seluruh prosedur sudah dijalankan,” katanya.

Jayaram, diketahui terpidana kasus narkotika dengan vonis empat tahun, ditahan sejak September 2024. Selama masa tahanan, kondisi kesehatannya terus merosot hingga dokter mendiagnosis gagal ginjal kronis.

Statusnya sebagai warga negara Singapura membuat keluarga cemas karena tidak ada skema jaminan perawatan, sementara hukum Indonesia tidak memungkinkan ia dipindahkan ke negaranya untuk pengobatan.

Baca juga:Pemasyarakatan Batam Bergerak: Masjid Syahrom Ba’dawi Dibersihkan dan Dibenahi

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:03 WIB

Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Berita Terbaru