MATAPEDIA6.com, BATAM — Persaingan bisnis layanan internet di Batam semakin mengarah pada kebutuhan konektivitas berkapasitas besar, stabil, dan mampu mengikuti pertumbuhan ekonomi digital.
Di tengah tren tersebut, Biznet memasuki usia ke-26 tahun dengan memperkuat infrastruktur, memperluas jaringan, sekaligus membidik pertumbuhan pelanggan di Batam.
Biznet menargetkan sekitar 20 ribu pelanggan aktif di Batam. Target tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat pasar di kota industri dan perdagangan yang memiliki kebutuhan internet tinggi, baik dari rumah tangga, pelaku usaha, maupun perusahaan.
Memasuki usia 26 tahun, Biznet tidak hanya mengandalkan perluasan jaringan fiber optic. Perusahaan juga mulai memperkuat fondasi teknologi melalui pengembangan data center, jaringan kabel fiber optic bawah laut, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
President Director Biznet Adi Kusma mengatakan perkembangan kebutuhan digital membuat perusahaan harus menyiapkan infrastruktur dengan kapasitas yang lebih besar.
“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat digital. Saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, tetapi juga kapasitas besar untuk mengakselerasi kegiatan komputasi dan pengolahan data untuk mendukung implementasi AI,” kata Adi, Kamis (8/10/2026).
Bidik kebutuhan komputasi era AI
Pertumbuhan penggunaan AI ikut mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur data center dengan kemampuan komputasi tinggi.
Baca juga:Bengkong Naik Level, AURUM Hadirkan SOBIZ 24/7 Tangkap Lonjakan Wisata Batam
Biznet merespons tren tersebut melalui Biznet AI Center di Bali, yang menjadi AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan.
Fasilitas ini memiliki kapasitas listrik hingga 145 kW per rack, teknologi liquid cooling, serta konektivitas berkapasitas besar. Biznet juga menyiapkan area laboratorium untuk pengembangan AI.
Langkah tersebut menunjukkan perubahan kebutuhan industri digital. Infrastruktur internet kini tidak hanya berbicara mengenai kecepatan akses, tetapi juga kemampuan mengelola data dan komputasi dalam jumlah besar.
Untuk Batam, pengembangan bisnis digital tersebut membuka peluang lebih luas. Sebagai kota industri dengan aktivitas perusahaan dan investasi yang tinggi, kebutuhan terhadap konektivitas, data center, serta layanan digital terus berkembang.
Biznet juga tengah menyiapkan pengembangan data center baru. Jika selama ini fasilitas data center Biznet melayani kebutuhan server internal perusahaan, pengembangan berikutnya diarahkan untuk menjangkau kebutuhan yang lebih luas, termasuk pelanggan bisnis dan developer.
Perkuat konektivitas antarpulau
Selain data center, Biznet memperkuat konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS).
Perusahaan telah membangun, memiliki, dan mengoperasikan jaringan kabel fiber optic bawah laut tersebut sejak 2024.
Biznet kini menyiapkan pembangunan Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) yang akan menghubungkan Surabaya, Sumenep, Banjarmasin, dan Buleleng.
Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas di wilayah yang terhubung dengan jalur kabel laut.
“Kami percaya membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Infrastruktur seperti Biznet Nusantara Cable System kami harapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan sekaligus membuka lebih banyak peluang di era digital,” ujar Adi.
Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota/kabupaten di Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores.
Jangkauan tersebut mencakup lebih dari 3 juta homepass dan didukung lebih dari 300 kantor cabang.
Batam jadi pasar yang terus dikembangkan
Bagi Biznet, Batam menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan bisnis internet cukup besar.
Pertumbuhan kawasan industri, properti, bisnis, hingga aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital membuat kebutuhan konektivitas terus meningkat.
Karena itu, perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan, tetapi juga memperluas kualitas layanan dan kapasitas jaringan di Batam.
Target 20 ribu pelanggan aktif menjadi salah satu indikator pertumbuhan yang ingin dicapai Biznet di pasar Batam.
Di sisi konsumen, Biznet juga menawarkan sejumlah program dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26.
Khusus Oktober 2026, pelanggan Biznet Home mendapatkan tambahan kapasitas bandwidth 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan.
Biznet juga menjalankan program promo pembelian layanan dengan skema beli tiga bulan, gratis satu bulan.
Program tersebut menjadi strategi perusahaan untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan penggunaan layanan internet.
Selain itu, Biznet menghadirkan Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet. Hadiahnya antara lain merchandise eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga emas dengan nilai 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.
Ekspansi jaringan Biznet juga berjalan bersama program tanggung jawab sosial perusahaan.
Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar area Biznet Marine POP, yakni lokasi pendaratan kabel bawah laut perusahaan.
Program tersebut berlangsung di Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.
“Bagi kami, konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital,” kata Adi.
Biznet juga mengembangkan MyBiznet App untuk memudahkan pelanggan mengelola layanan, mendapatkan informasi, menikmati promo, hingga mengakses dukungan pelanggan.
Perusahaan mulai mengembangkan pemanfaatan AI dalam aplikasi tersebut agar pelanggan bisa memperoleh informasi dan solusi layanan secara lebih cepat dan personal.
Adi mengatakan perjalanan 26 tahun Biznet tidak berhenti pada pembangunan jaringan. Perusahaan akan terus mengalokasikan investasi untuk infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan.
“26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” ujarnya.
Bagi Batam, ekspansi tersebut memperlihatkan semakin besarnya ruang bisnis infrastruktur digital.
Pertumbuhan industri dan ekonomi digital membuat kebutuhan internet tidak lagi sebatas akses rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian penting dari operasional perusahaan, pengembangan aplikasi, cloud, data, hingga ekosistem teknologi.
Dengan perluasan jaringan, pengembangan data center, serta target 20 ribu pelanggan aktif, Biznet melihat Batam sebagai salah satu pasar yang masih memiliki ruang pertumbuhan dalam bisnis konektivitas digital.
Baca juga:Gigi Bawakan Lagu Perdamaian di Biznet Festival Kota Batam
Editor:Zalfirega











