42 KK Tempati Hunian Tetap di Tanjung Banun Rempang Galang Batam

Selasa, 3 Desember 2024 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga yang pindah ke hunian Tanjung Banun, Senin (2/12). Foto:Dok/Humas BP Batam

Warga yang pindah ke hunian Tanjung Banun, Senin (2/12). Foto:Dok/Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM- Sebanyak 44 Kartu Keluarga (KK) warga Batam telah pindah ke hunian  (rumah) di Tanjung Banun, Rempang Galang Batam.

Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyebut 42 KK dan ratusan KK lainnya tengah menunggu perpindahan hunian baru.

“Tengah menunggu antrean rampungnya pekerjaan rumah pilihan mereka masing-masing hingga 31 Desember 2024 ini,” ujarnya dikutip dalam keterangan, Selasa (3/12/2024).

Kata dia, warga yang pindah difasilitasi oleh BP Batam pada Senin (2/12) kemarin. Mereka mendukung pemerintah membangun Proyek
Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.

“BP Batam mengucapkan terima kasih kepada warga Rempang yang telah bersedia mendukung PSN Rempang Eco-City, lewat dukungan warga yang luar biasa ini harapannya investasi ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi Batam khususnya warga di Pulau Rempang,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Ia berharap dengan rumah baru ini  dapat terus meningkatkan kesejahteraan warga hingga generasi kedepannya.

“Semoga rumah baru Tanjung Banun ini dapat memberikan kebahagiaan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi warga yang telah menempatinya hingga generasi penerusnya nanti,” katanya.

Sementara Ahmad Sabarudin seorang Kepala Keluarga yang hari itu difasilitasi pergeseran ke hunian tetap oleh BP Batam mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah memenuhi hak-hak masyarakat terdampak PSN dan berharap proyek ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Rempang.

“Dalam proses pergeseran ini, semua hak kami telah dipenuhi oleh BP Batam dan hari ini saya bersama keluarga telah difasilitasi pindah ke hunian tetap kami,” kata Ahmad Sabarudin.

“Melihat kondisi ini tentunya kami akan mendukung proyek ini dengan harapan seluruh warga disini kedepannya bisa hidup lebih sejahtera dan bahagia,” tambah dia. *

Berita Terkait

Simulasi Kebakaran Motor di SPBU Padang, Pertamina Uji Kecepatan Respons Darurat
Pertamina dan Pemprov Riau Sidak SPBU, Perkuat Distribusi BBM dan Cegah Panic Buying
Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat
Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK
OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan
Pertamina Sumbagut Siagakan Avtur, Kawal 70+ Penerbangan Haji 2026 dari Empat Bandara
Komisaris Utama Tinjau FT Sei Siak, Pertamina Perkuat Keandalan Distribusi Energi Sumbagut

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:39 WIB

Simulasi Kebakaran Motor di SPBU Padang, Pertamina Uji Kecepatan Respons Darurat

Senin, 4 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pertamina dan Pemprov Riau Sidak SPBU, Perkuat Distribusi BBM dan Cegah Panic Buying

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Akses BBM Kian Dekat

Sabtu, 25 April 2026 - 20:07 WIB

Pertamina Salurkan 1.000 Paket Sembako Lewat Pasar Murah di Lhokseumawe

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK

Berita Terbaru