BI Kepri: Pertumbuhan Ekonomi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Sabtu, 30 November 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang bertajuk

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang bertajuk "Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional" di Ballroom Radisson Golf & Convention Centre Batam, Sabtu (30/11). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM- Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau menilai pertumbuhan ekonomi Kepri di triwulan III 2024 tumbuh 5,02% year on year (yoy), lebih tinggi dari capaian nasional sebesar 4,95 % (yoy) terakselerasi pada triwulan sebelumnya.

“Kinerja pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Suryono dalam keterangan resmi dikutip di acara acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang bertajuk “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional” di Ballroom Radisson Golf & Convention Centre Batam, Jumat (29/11/2024).

Pertumbuhan ekonomi didukung aktivitas domestik yang terjaga seperti industri konstruksi perdagangan dan pengolahan.

“Sedangkan pengeluaran didorong kinerja Net Ekspor dan konsumsi rumah tangga, investasi,” ujarnya.

Sementara Inflasi global menunjukkan tren penurunan, yang juga terlihat pada inflasi nasional dan Kepri yang tetap terkendali. Hingga Oktober 2024, inflasi Provinsi Kepri tercatat 2,31% (yoy) dan mendapat apresiasi di Rakornas Pengendalian Inflasi 2024 dan nominasi TPID Award dari Presiden RI.

Bank Indonesia mengapresiasi sinergi dan kolaborasi TPID di Kepri, termasuk instansi terkait dan pelaku usaha, dalam pengendalian inflasi.

Pertumbuhan ekonomi positif dan terjaganya inflasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penggunaan sistem pembayaran digital. Pada 2024, terjadi peningkatan transaksi QRIS dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah di delapan Pemda.

Ke depan, ekonomi Nasional dan Kepri akan menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketegangan geopolitik, perubahan iklim, dan kebijakan ekonomi negara maju.

Oleh karena itu, perlu sinergi kebijakan untuk memperkuat daya tahan ekonomi dan transformasi ekonomi dengan menjaga inflasi, melalui langkah-langkah seperti: (a) Mendorong hilirisasi bahan baku dan sumber daya alam di Kepri; (b) Mendorong keberlanjutan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP); dan (c) Memperkuat iklim investasi dan perluasan pasar ekspor.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2024 antara 4,6 s. d 5,4% dan inflasi pada 2,5 ± 1%. Gubernur Kepri Ansar Ahmad diwakili Asisten Il Sekretariat Daerah Provinsi Kepri optimis pertumbuhan ekonomi dapat terjaga, dengan peningkatan digitalisasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan stakeholders.

“Penghargaan Bl Award 2024 juga diberikan kepada Twenty Mart dan 12 pemenang Gurindam Award 2024 untuk kolaborasi yang baik,” tuturnya.

Baca juga:BI Kepri: Inflasi Terjaga dalam Rentang Sasaran Berkat Konsistensi Strategi 4K

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun
Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor
OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat
Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis
Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis
CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri
BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:35 WIB

OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:22 WIB

Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:43 WIB

Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:19 WIB

CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri

Berita Terbaru