Kisah AKBP Roro Arikawati: Polwan Tangguh Pergi di Tengah Tugas dan Cinta untuk Keluarga

Jumat, 7 Februari 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat bertemu dengan ketiga anak korban di Bandara, saat pemulangan jenazah ke Kampung halaman di Magelang, Kamis (6/2/2025). Matapedia6.com/ Dok Kabid Humas

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat bertemu dengan ketiga anak korban di Bandara, saat pemulangan jenazah ke Kampung halaman di Magelang, Kamis (6/2/2025). Matapedia6.com/ Dok Kabid Humas

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepergian AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan di Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Polwan berdedikasi ini meninggal dalam kecelakaan tragis di Jalan Hang Tuah, Batu Besar, Nongsa, Kota Batam, pada Kamis (6/2/2025) pagi.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan bahwa almarhumah adalah sosok ibu yang penuh cinta dan polwan yang memiliki integritas tinggi dalam tugasnya.

Saat transit di Bandara Jakarta, sebelum terbang kembali ke Solo dan melanjutkan perjalanan darat ke Magelang, Pandra sempat bertemu dengan tiga anak almarhumah. Mereka adalah Kartika (anak sulung), Intan (13), dan Heri (12).

Dari cerita Kartika, sang ibu memiliki kebiasaan bangun pukul 04.00 WIB setiap hari untuk menyiapkan sarapan dan bekal sekolah anak-anaknya.

“Pagi itu, seperti biasa, ibu bangun dan menyiapkan mi untuk kami bertiga. Setelah sarapan, sekitar pukul 05.30 WIB, ibu keluar rumah untuk mengantar Intan dan Heri ke sekolah,” ujar Kartika.

Namun, ada yang berbeda hari itu. Hingga pukul 06.15 WIB, ibunya tak kunjung pulang. Biasanya, tepat pukul 06.00 WIB, almarhumah sudah kembali ke rumah untuk kemudian mengantar Kartika ke sekolah.

“Saya mulai gelisah. Saya coba menelepon ibu beberapa kali, tapi tidak diangkat. Sampai akhirnya ada petugas lalu lintas yang mengangkat telepon,” kata Kartika.

Dari ujung telepon, Kartika mendapat kabar yang menggetarkan hati. Ibunya telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Dengan masih mengenakan seragam sekolah, ia langsung bergegas ke rumah sakit.

Bagi rekan-rekannya di kepolisian, AKBP Roro dikenal sebagai polwan pekerja keras. Bahkan di hari kejadian, ia sudah mengenakan seragam lengkap sebelum berangkat mengantar anak-anaknya.

“Tugas terakhir yang kami kerjakan bersama adalah penyambutan Kapolda baru pada 3 Februari 2025 lalu. Saat itu, almarhumah bertugas sebagai penerima tamu,” kenang Pandra.

Selama 1 tahun 7 bulan bertugas di Polda Kepri, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang dedikatif, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Sebagai single parent, ia harus membagi waktu antara tugas sebagai polisi dan sebagai ibu bagi tiga anaknya. Namun, ia selalu berusaha menjalankan keduanya dengan sepenuh hati.

Kepergian AKBP Roro Arikawati menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan rekan-rekannya di Polda Kepri.

“Kami semua merasa kehilangan. Almarhumah adalah sosok ibu yang luar biasa dan polwan yang penuh tanggung jawab. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Pandra.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis
OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital
Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam
Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi
Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:32 WIB

Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:05 WIB

Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB