OJK Perkuat Inklusi Keuangan Syariah Lewat SYAFIF Goes to Bandung

Minggu, 3 Agustus 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Bandung di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung yang berlangsung 2–3 Agustus 2025. Foto:Dok/OJK

Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Bandung di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung yang berlangsung 2–3 Agustus 2025. Foto:Dok/OJK

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas inklusi keuangan syariah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Bandung di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung yang berlangsung 2–3 Agustus 2025.

Acara ini menjadi kelanjutan rangkaian SYAFIF sebelumnya di Tangerang dan Palembang. OJK menggandeng Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJK Syariah) serta Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS).

Baca juga:Waspada Investasi Kripto Ilegal, Diskominfo dan OJK Kepri Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Iming-Iming Keuntungan Besar

Melalui SYAFIF, masyarakat dapat mengenal, memahami, dan mencoba langsung berbagai produk serta layanan keuangan syariah. Acara ini juga menghadirkan talkshow interaktif, lomba anak, pertunjukan seni, dan doorprize menarik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa OJK aktif mendukung komitmen pemerintah mewujudkan Asta Cita, termasuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi salah satu capaian penting. Angka literasi yang sebelumnya hanya 9 persen kini melonjak menjadi 43 persen.

“Capaian ini harus kita optimalkan dengan mendorong penggunaan nyata produk dan layanan keuangan syariah,” ujarnya dalam siaran pers diterima pada Minggu (3/8/2025).

Friderica menekankan perlunya sinergi regulator, pelaku industri, akademisi, media, dan pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

Ia menyebut keuangan syariah sebagai instrumen mulia yang berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, kemitraan, dan keberkahan.

Di tempat yang sama, Kepala Biro Perekonomian Setda Jawa Barat, Budi Kurnia, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SYAFIF di Bandung. Ia menyebut Jawa Barat memiliki potensi besar dengan lebih dari 13.000 pesantren.

“Jika tantangan keuangan syariah di Jawa Barat bisa teratasi, seperempat tantangan nasional ikut terselesaikan,” ujarnya.

Dalam acara ini, OJK juga meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Bandung sebagai bagian dari pilot project tahun 2025. Selain itu, OJK mengukuhkan agen-agen pergadaian dan pembiayaan syariah untuk memperluas jangkauan layanan melalui Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS).

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara OJK, KDEKS Jawa Barat, dan perbankan syariah sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi edukasi serta perluasan akses keuangan syariah di Jawa Barat.

Baca juga:Cernival 2025: BI Kepri Dorong QRIS, OJK Layani Cek SLIK dan Edukasi Keuangan

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru