Expo Keuangan Kepri: OJK dan Gubernur Ansar Dorong Masyarakat Melek Finansial, Waspadai Pinjol Ilegal

Jumat, 3 Oktober 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Financial Expo di One Batam Mall, resmi dibuka Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jumat–Minggu (3–5/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Financial Expo di One Batam Mall, resmi dibuka Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jumat–Minggu (3–5/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) menggelar Financial Expo di One Batam Mall, Jumat–Minggu (3–5/10/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan dihadiri Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya.

Expo ini menghadirkan lebih dari 15 stan industri jasa keuangan mulai dari perbankan, asuransi, pegadaian, pembiayaan, hingga investasi saham dan emas.

Tidak hanya itu, sektor properti dan otomotif juga ikut ambil bagian, menciptakan perputaran transaksi yang dinilai tinggi selama pameran berlangsung.

Baca juga:OJK Sebut Industri Perbankan Kepri Jadi Motor Ekonomi Sumatera Semester I 2025

“Banyak produk keuangan yang bisa dipilih masyarakat. Mulai dari tabungan, investasi, hingga pembiayaan. Harapannya, masyarakat makin cerdas memilih layanan sesuai kebutuhan dan mampu menjaga keuangan tetap sehat,” kata Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya usai pembukaan.

Ia menegaskan, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di lokasi acara, termasuk melaporkan bila pernah menjadi korban kejahatan keuangan.

“SLIK ini semacam saringan agar pembiayaan tidak bermasalah. Dengan begitu, program keuangan bisa terus berkelanjutan, terutama bagi UMKM,” katanya.

Selain pameran, kata Sinar, expo juga menggelar talkshow menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang keuangan.

Gubernur Kepri Ansar dan Kepala OJK Kepri Sinar diwawancara wartawan, Jumat (3/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Baca juga:OJK Segarkan Struktur Pimpinan, Perkuat Stabilitas dan Kepercayaan Publik

Materi mencakup manfaat, risiko, dan cara memilih produk keuangan yang tepat, termasuk edukasi soal investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dengan tema ‘Inklusi Keuangan untuk Semua Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ expo ini diharapkan menjadi momentum agar masyarakat Batam dan Kepri tidak hanya mengenal produk keuangan, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta risiko di balik setiap layanan.

“Masyarakat harus makin paham manfaat dan risiko keuangan. Di sini ada bank syariah, pegadaian, investasi emas, saham, hingga pembiayaan otomotif. Semua hadir untuk memberi alternatif solusi keuangan yang tepat,” sebut Sinar.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya kolaborasi OJK, pemerintah, dan lembaga jasa keuangan dalam memberi perlindungan ke masyarakat. Ia mengingatkan maraknya korban pinjol ilegal akibat minimnya pemahaman literasi keuangan.

“Baru beberapa hari lalu Pemprov Kepri melantik Satgas Pasti untuk memberantas aktivitas keuangan ilegal. Banyak masyarakat jadi korban karena ketidaktahuan, padahal ada lembaga resmi yang bisa dimanfaatkan. Itu sebabnya edukasi seperti ini harus masif,” tegas Ansar.

Ansar bahkan menuturkan pengalaman pribadi saat membantu orang dekat yang terlilit pinjol. “Saya tahu betul bahayanya. Karena itu saya apresiasi OJK dan semua pihak yang terlibat. Mari kita saling membahu membangun Kepri melalui literasi keuangan yang kuat,” ucapnya.

Baca juga:Judi Online Jerat Generasi Muda Kepri, OJK: Ancaman Serius Masa Depan Bangsa

 

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

 

Berita Terkait

OJK Percepat Ekonomi Daerah, Bidik Kopi hingga Industri Kreatif
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Berkedok Investasi Appeninc, VID, dan Sensenowai
OJK Perkuat Integritas Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Road to Risk and Governance Summit 2026
OJK Pastikan Perbankan Tetap Kuat Hadapi Gejolak Global dan Fluktuasi Rupiah
JLC Race Award 2025: JNE Beri Mobil BYD dan Umrah untuk Pelaku UKM Berprestasi
OJK Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Pasar Modal, Literasi Investasi Masih Rendah
Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Pulau Miangas, Janji Renovasi Sekolah hingga Puskesmas
Perbankan Syariah Tumbuh 10,49 Persen, Aset Tembus Rp1.061 Triliun per Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:09 WIB

OJK Percepat Ekonomi Daerah, Bidik Kopi hingga Industri Kreatif

Senin, 25 Mei 2026 - 14:30 WIB

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Berkedok Investasi Appeninc, VID, dan Sensenowai

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:41 WIB

OJK Perkuat Integritas Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Road to Risk and Governance Summit 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:07 WIB

OJK Pastikan Perbankan Tetap Kuat Hadapi Gejolak Global dan Fluktuasi Rupiah

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:26 WIB

JLC Race Award 2025: JNE Beri Mobil BYD dan Umrah untuk Pelaku UKM Berprestasi

Berita Terbaru

tangkapan layar screenshot google rupiah pada Kamis (28/5/2026). Foto:ist

Bisnis

Rupiah Anjlok ke Rp 17.859 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:13 WIB