Telkom Optimistis Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Transformasi Strategis

Sabtu, 13 September 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin (ketiga dari kiri), Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji (ketiga dari kanan), Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir (kedua dari kanan), serta Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan (kedua dari kiri), pada agenda Telkom - Public Expose Live 2025, Jumat (12/9/2025). Foto:Telkom

Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin (ketiga dari kiri), Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji (ketiga dari kanan), Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir (kedua dari kanan), serta Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan (kedua dari kiri), pada agenda Telkom - Public Expose Live 2025, Jumat (12/9/2025). Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan langkah transformasi bisnisnya tetap berada di jalur yang tepat meski menghadapi tekanan global.

Mengandalkan infrastruktur digital yang lengkap, strategi efisiensi, dan konsolidasi bisnis, Telkom optimistis menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin, dalam Public Expose Live 2025 yang digelar secara daring pada Jumat (12/9/2025).

Baca juga:Terobosan Telkom: ESG Jadi Fondasi Pertumbuhan Digital dan Tata Kelola Unggul

Acara ini juga dihadiri Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji; Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir serta Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan.

Awaluddin menegaskan Telkom membangun fondasi jangka panjang lewat empat pilar strategis diantara Unlocking value dari portofolio infrastruktur digital, disertai konsolidasi dan streamlining bisnis.

Kedua Transformasi menjadi strategic holding untuk menciptakan nilai jangka panjang di era ekonomi digital. Peningkatan keunggulan operasional dan layanan hingga penguatan tata kelola dan efisiensi modal.

“Transformasi ini membuat Telkom semakin adaptif dan berdaya saing di tengah industri digital yang semakin dinamis,” ujar Awaluddin.

Fiberisasi Indonesia dan FMC Jadi Mesin Pertumbuhan

Seno Soemadji menambahkan, Telkom mendorong bisnis fiber melalui Infranexia identitas komersial dari InfraCo. Dengan tingkat utilisasi baru 40%, peluang ekspansi masih terbuka lebar.

Baca juga:Telkomsat–Len Industri Perkuat Pertahanan Berbasis Satelit Lewat MoU

“Infranexia akan menjadi platform pertumbuhan sekaligus penggerak utama fiberisasi Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) lewat Telkomsel diarahkan untuk mengoptimalkan nilai infrastruktur yang ada. Fokusnya menjaga kualitas layanan, meningkatkan pengalaman pelanggan, hingga memperluas bundling layanan digital.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, mengungkapkan pasar fixed broadband (FBB) masih menyimpan potensi besar.

“Target kami tahun ini menambah 800 ribu hingga 1 juta pelanggan baru. Hingga Juni 2025 sudah tercapai 449 ribu, dengan total pelanggan mendekati 10 juta,” ujarnya.

Kinerja Tetap Solid di Tengah Tekanan Global

Dari sisi kinerja, Honesti Basyir menyebut Telkom membukukan pendapatan Rp73 triliun pada semester I 2025, turun 3% dibanding periode sama tahun lalu. Namun, margin tetap terjaga dengan EBITDA Rp36,1 triliun (margin 49,5%) dan laba bersih Rp11 triliun (margin 15%).

Belanja modal tercatat 13% dari pendapatan, lebih rendah dari tahun lalu (15,5%). Penurunan ini, kata Honesti, bukan pengurangan investasi, melainkan hasil efisiensi dan spesifikasi tepat guna tanpa mengurangi kualitas layanan.

“Margin yang kuat membuktikan disiplin modal dan efisiensi operasional berjalan efektif. Transformasi yang dijalankan Telkom telah berada di jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang,” tegas Honesti.

Baca juga:Telkom Percepat Transformasi, Catat Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun

Editor:Trio

Berita Terkait

BP Batam Gandeng UMRAH, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Investasi serta Pembangunan Wilayah
Batam Catat Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Meningkat
OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP
PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur
Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025
Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP
OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:37 WIB

BP Batam Gandeng UMRAH, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Investasi serta Pembangunan Wilayah

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batam Catat Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Meningkat

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:43 WIB

PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru