HAN 2026 Batam, Amsakar Soroti Suara Anak dan Kasus Bullying

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Istri dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra serta beberapa anak di hari anak pada Sabtu (8/8/2026). Foto:Diskominfo Batam

Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Istri dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra serta beberapa anak di hari anak pada Sabtu (8/8/2026). Foto:Diskominfo Batam

71 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kota Batam tak berhenti pada seremoni. Di tengah keceriaan anak-anak di Dataran Engku Putri, Sabtu (8/8/2026), Forum Anak Batam mendapat ruang untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

Aspirasi itu menarik perhatian Amsakar. Ia mengaku terkesan dengan suara yang disampaikan anak-anak karena memberi perspektif baru bagi pemerintah dalam melihat kebijakan yang selama ini berjalan.

“Hari ini saya terkesan, tertegun, terkesima. Saya pikir adalah hari yang berbeda dibandingkan dengan peringatan Hari Anak Nasional sebelumnya,” ujar Amsakar dilansir dari laman media center, Sabtu malam.

Menurut Amsakar, suara anak harus ikut mewarnai pembangunan Kota Batam. Ia bersama Li Claudia menyadari berbagai program pemerintah pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni membuka kesempatan lebih baik bagi anak-anak untuk tumbuh dan menghadapi masa depan.

“Ketika tadi Forum Anak Batam menyampaikan isi hati anak-anak kita, kami bersama Ibu Wakil tadi bercerita bahwa sebenarnya yang kami lakukan selama ini adalah untuk anak-anak Batam,” katanya.

Ia kemudian menyebut sejumlah program Pemko Batam yang berkaitan langsung dengan kebutuhan anak, mulai dari beasiswa, seragam sekolah gratis, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), Ruang Kelas Baru (RKB), hingga penguatan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur.

Namun, pembangunan fasilitas dan program pendidikan saja belum cukup. Amsakar menekankan perlindungan anak sebagai tanggung jawab bersama, terutama dari kekerasan dan perundungan.

“Berhenti melakukan kekerasan terhadap anak. Kalau terdengar ada kekerasan terhadap anak, segera laporkan,” tegasnya.

Baca juga:OJK Kepri Bidik 5.000 Rekening Baru Lewat Gema Menabung, Perbankan Perluas Pasar Generasi Muda

Pesan serupa ia sampaikan kepada para kepala sekolah. Amsakar meminta sekolah tidak membiarkan perundungan berkembang karena persoalan yang dibiarkan dapat berdampak lebih jauh terhadap anak.

“Bapak Ibu para kepala sekolah, kalau terjadi bully, terjadi perundungan di sekolah masing-masing, cepat selesaikan persoalan itu,” pesannya.

Peringatan HAN 2026 mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Bagi Amsakar, tema tersebut harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, termasuk menyediakan ruang aman bagi anak untuk belajar, bermain, berkreasi, menyampaikan pendapat, dan berkembang tanpa rasa takut.

“Anak-anak ini adalah masa depan bagi keluarga, orang tua, dan bagi bangsa,” ujarnya.

Sejak pagi, Dataran Engku Putri dipenuhi anak-anak dari berbagai wilayah Batam. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan HAN bersama Amsakar, Li Claudia, serta Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar.

Momentum itu juga menjadi ajang apresiasi bagi pihak yang dinilai berkontribusi terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Pemko Batam memberikan penghargaan Penegak Hukum Peduli Anak kepada Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus. Kategori Pemerhati Anak diberikan kepada Yayasan Keluarga Batam, Sri Sudarsono, dan Rumah Singgah Disabilitas Ar-Rahman.

Sementara kategori Pelopor Anak dan Remaja diberikan kepada Forum Anak dan Genre Kota Batam.

HAN 2026 akhirnya membawa pesan yang lebih besar dari sekadar perayaan. Pemerintah tidak hanya dituntut membangun kota untuk anak, tetapi juga membuka ruang agar anak ikut menyampaikan apa yang mereka butuhkan.

Bagi Batam, suara anak menjadi bagian penting dari pekerjaan rumah hari ini untuk menentukan seperti apa generasi kota ini tumbuh di masa depan.

Baca juga:Polda Kepri Ungkap 6 Kasus Narkotika, 11 Tersangka Diamankan

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas
APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air
BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap
Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka
Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:23 WIB

APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:23 WIB

TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan

Berita Terbaru

juru bicara atau Humas PN Batam, Vabianes Stuart Wattimena, saat bertemu dengan sejumlah awak media dalam kegiatan Forum Wartawan Bayang (FWB) di The BCC Hotel & Residence Batam, Jumat (9/10/2026). Foto:Rega/matapedia

News

Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:15 WIB