MATAPEDIA6.com, BATAM — Realisasi investasi Batam mencapai Rp58,97 triliun hingga Semester I 2026. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang menyentuh 7,28 persen atau melampaui angka nasional, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menilai komunikasi publik dan peran media menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan terhadap perkembangan ekonomi daerah.
Amsakar menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus DPP PJS Periode 2026–2027 di Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026).
Menurut Amsakar, capaian ekonomi dan investasi Batam perlu diketahui masyarakat luas. Karena itu, insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan perkembangan daerah, mengangkat potensi ekonomi, serta mengomunikasikan berbagai peluang investasi kepada publik.
Ia mengajak jurnalis membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan melalui pemberitaan yang faktual, berimbang, dan profesional.
“Lebih baik kita memberikan informasi-informasi yang produktif ketimbang mengembangkan cerita-cerita yang kontraproduktif. Dalam konteks inilah, peran insan pers menjadi sangat strategis. Kami berharap rekan-rekan PJS dapat turut menyampaikan berbagai perkembangan, potensi, dan kemajuan Batam dan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang,” ungkap Amsakar.
Selain pertumbuhan ekonomi sebesar 7,28 persen, Amsakar memaparkan realisasi investasi Batam yang mencapai Rp58,97 triliun hingga Semester I 2026. Angka tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas ekonomi dan daya tarik investasi di kawasan perdagangan dan industri tersebut.
Baca juga:32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi
Batam juga mencatat penurunan angka kemiskinan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk media.
Ia menilai pemberitaan yang informatif dapat membantu masyarakat memahami perkembangan ekonomi, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada calon investor. Di sisi lain, pers tetap memiliki fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan aspirasi masyarakat agar kebijakan dan program pembangunan berjalan lebih responsif.
Kompetensi pers ikut menentukan kualitas informasi ekonomi
Pentingnya kualitas informasi dalam mendukung pembangunan juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, yang membuka Rakernas III PJS. Kegiatan bertema “Pers Kompeten, Indonesia Paten. Pers Berintegritas, Indonesia Berkelas” tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari 26 provinsi.
Zulkifli menekankan bahwa jurnalis perlu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Menurutnya, informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kerugian yang tidak hanya dirasakan pihak tertentu, tetapi juga masyarakat dan bangsa.
“Perlu meningkatkan kemampuan para jurnalis kita. Dampak dari berita-berita yang tidak tepat itu bukan hanya satu pihak yang rugi, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengaitkan peran pers dengan agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan kedaulatan pangan.
Ia menjelaskan, pemerintah mendorong kemandirian pangan melalui pengurangan ketergantungan impor serta peningkatan produktivitas petani, peternak, dan nelayan.
“Indonesia tidak mungkin maju kalau rakyatnya terus bergantung pada bantuan. Kita harus melatih, memberikan kesempatan dan membuka peluang agar masyarakat produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Amsakar berharap Rakernas III PJS menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan arahan Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk insan pers, untuk mendukung pembangunan serta menyebarluaskan informasi yang akurat mengenai perkembangan Batam.
Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam Sthefani Barlian, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, serta jajaran pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah.
Baca juga:BP Batam Benahi Jalan Batam: 512 Lampu Disiapkan, ROW 30 Melcem Rampung
Editor:Redaksi











