Pencabutan ID Card Istana Wartawan CNN Indonesia Dinilai Ancam Demokrasi

Minggu, 28 September 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Id Card Pers. Foto:Ilustrasi

Id Card Pers. Foto:Ilustrasi

MATAPEDIA6.com, JAKARTA-Gelombang kecaman menghantam Istana Presiden. Sejumlah organisasi pers menuding Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden melakukan tindakan sewenang-wenang setelah mencabut kartu identitas (ID) liputan jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, pada Sabtu (27/9/2025).

Langkah itu dinilai sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik, bahkan ancaman serius terhadap kebebasan pers yang dijamin konstitusi dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menilai pertanyaan Diana soal Program Makanan Bergizi Gratis masih relevan dan dalam koridor etika jurnalistik.

Baca juga:SC Kongres Persatuan Akui Hak Ketua PWI Kepri Andi Gino

“Tindakan pencabutan kartu identitas liputan dapat dipandang sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik, yang berpotensi membatasi akses publik terhadap informasi,” tegas Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan.

Nada serupa disampaikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan pencabutan ID pers atas alasan pertanyaan di luar agenda Presiden tidak bisa dibenarkan.

“Menjaga kemerdekaan pers berarti menjaga demokrasi. Setiap bentuk pembatasan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU Pers harus dihentikan,” ujarnya.

Baca juga:Ketua Umum PWI pusat Hendry Ch Bangun, Wartawan Agar Manfaatkan Program Rumah Subsidi

Forum Pemred pun menyesalkan langkah BPMI, mendesak Istana menjelaskan alasan pencabutan ID pers, sekaligus menegaskan negara wajib menjamin tidak ada penghalangan kerja jurnalistik, termasuk di lingkungan Presiden.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, LBH Pers, dan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk arogansi sekaligus ancaman nyata terhadap demokrasi.

“Tugas jurnalis bukan untuk menyenangkan hati penguasa, tapi untuk mengawal kepentingan publik,” kata Sekjen Iwakum, Ponco Sulaksono.

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan seorang staf BPMI datang langsung ke kantor CNN TV di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, untuk mengambil kartu ID Pers Istana milik Diana, Sabtu malam.

Di tengah sorotan tajam publik, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi enggan berkomentar panjang.

“Kita fokus yang penting beres MBG dulu ya, jangan sampai ada kejadian lagi,” katanya singkat.

Baca juga:Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen dalam Rapat Dewan Gubernur

 

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul ramai-ramai-kritik-istana-cabut-id-liputan-wartawan-cnn-indonesia

Sumber:CNN Indonesia

Berita Terkait

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech
OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis
Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG
OJK Perkuat BPR dan BPRS, Aset Tembus Rp236,69 Triliun dan Kredit UMKM Terus Tumbuh

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:59 WIB

OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:03 WIB

SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:53 WIB

Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB