OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, saat memberikan kuliah umum bertema

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, saat memberikan kuliah umum bertema "Governance Excellence: Tata Kelola Modern dan Integritas Publik" di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Tangerang Selatan, Selasa (7/7/2026). Foto:OJK Kepri

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, TANGERANG SELATAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan penguatan tata kelola dan integritas menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah percepatan transformasi digital.

Langkah itu dinilai penting agar industri jasa keuangan tetap tangguh, transparan, serta mampu menghadapi risiko yang semakin kompleks.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, saat memberikan kuliah umum bertema “Governance Excellence: Tata Kelola Modern dan Integritas Publik” di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Tangerang Selatan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan itu menjadi bagian dari Roadshow Governansi OJK yang digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya tata kelola yang baik dan nilai-nilai integritas.

Baca juga:BP Batam Perketat Pengawasan Jembatan Barelang, Patroli Gabungan Cegah Parkir Liar dan Pungli

Sophia mengatakan, tata kelola yang kuat berperan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Menurutnya, transformasi digital memang membuka peluang besar bagi industri keuangan. Namun, di saat yang sama, perkembangan tersebut turut meningkatkan risiko yang berasal dari teknologi, sumber daya manusia, proses bisnis, hingga ekosistem digital yang semakin saling terhubung.

“Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan integritas publik pada era digital adalah meningkatnya ancaman fraud dan serangan siber yang semakin kompleks. Karena itu, organisasi harus membangun resilience, yakni kemampuan mencegah, mendeteksi, merespons, dan memulihkan diri secara cepat ketika menghadapi ancaman,” ujar Sophia dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Ia menambahkan, tata kelola yang efektif juga berfungsi melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari nasabah, investor, konsumen, hingga pihak terkait lainnya.

Selain itu, tata kelola yang baik mendorong akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Kuliah umum tersebut dihadiri Wakil Direktur Bidang Akademik PKN STAN Agus Bandiyono, Komite Etik Level Governance OJK Prof.

Niki Lukviarman, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi, serta Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma. Lebih dari 600 mahasiswa mengikuti kegiatan itu secara luring maupun daring.

Dalam kesempatan yang sama, Agus Bandiyono mengapresiasi inisiatif OJK yang membangun sinergi dengan institusi pendidikan untuk menanamkan budaya tata kelola dan integritas kepada generasi muda.

Ia juga mengajak mahasiswa mengambil peran aktif dalam memperkuat integritas publik sebagai bekal saat berkarier di sektor publik maupun industri jasa keuangan.

Melalui kuliah umum dan Roadshow Governansi, OJK berharap nilai-nilai tata kelola yang baik semakin melekat dalam karakter, kepemimpinan, dan proses pengambilan keputusan generasi muda.

OJK menilai langkah tersebut penting untuk melahirkan agen perubahan yang menjunjung tinggi etika, akuntabilitas, dan profesionalisme demi mendukung sektor jasa keuangan yang sehat, berintegritas, dan berkelanjutan.

Baca juga:Banggar DPRD Batam Tuntaskan Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Pembiayaan Pindar ke UMKM Tembus Rp35,12 Triliun hingga Juni 2026
Bareskrim Tangkap Basri DPO Kasus Narkoba di Kelab Malam Batam yang Buronan ke Malaysia
OJK Perkuat Literasi Keuangan 3.500 Pramuka di Jambore Nasional XII 2026
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, OJK Tekankan Pentingnya Kedaulatan Pasar Komoditas
Telkom Tampilkan OCA Berbasis AI untuk Perkuat Layanan Pelanggan di DTI-CX 2026
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Investor Pasar Modal Tembus 30,27 Juta, OJK Perkuat Integritas dan Luncurkan ETF Emas
OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Bareskrim Tangkap Basri DPO Kasus Narkoba di Kelab Malam Batam yang Buronan ke Malaysia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:21 WIB

OJK Perkuat Literasi Keuangan 3.500 Pramuka di Jambore Nasional XII 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, OJK Tekankan Pentingnya Kedaulatan Pasar Komoditas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Telkom Tampilkan OCA Berbasis AI untuk Perkuat Layanan Pelanggan di DTI-CX 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum

Berita Terbaru