MATAPEDIA6.com, BATAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp 450 juta untuk pembangunan lima unit halte Bus Trans Batam pada tahun 2026. Setiap halte dirancang dengan anggaran sekitar Rp 90 juta per unit.
Jumlah pembangunan halte pada 2026 ini memang jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025 lalu, Dishub Batam tercatat membangun 104 halte yang tersebar di berbagai titik di Kota Batam sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi publik.
Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan halte tahun ini hanya difokuskan pada lima unit tambahan.
“Untuk tahun 2026, kami memang hanya menganggarkan pembangunan lima halte baru. Namun upaya pemenuhan fasilitas halte tetap kami dorong melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” ujar Leo.
Baca juga: Lampaui Target Investasi 2025, Pemko Batam Borong Dua Penghargaan Nasional
Secara desain, halte yang akan dibangun tetap mengusung konsep yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Setiap halte akan dilengkapi panel tenaga surya, dua titik lampu penerangan, serta lampu variasi di bagian bawah tempat duduk. Ukuran halte dirancang sekitar 2 x 5 meter dengan atap minimalis yang fungsional.
Selain mengandalkan APBD, Dishub Batam juga berencana menggandeng BP Batam serta mendorong keterlibatan perusahaan – perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Di beberapa lokasi, kami akan bekerja sama dengan BP Batam untuk mengarahkan perusahaan agar menyalurkan CSR-nya bagi pembangunan halte,” kata Leo.
Tak hanya itu, Dishub juga akan berkoordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan dan kawasan komersial agar dapat membangun halte di depan area usaha mereka, sehingga memudahkan akses masyarakat terhadap layanan Bus Trans Batam.
Baca juga: OJK Pastikan Operasional BEI Tetap Stabil, Tunjuk Plt Dirut Usai Iman Rachman Mundur
“Kami ingin melibatkan semua pihak. Baik pemerintah, swasta, maupun pengelola kawasan, demi pemenuhan fasilitas transportasi publik,” tambahnya.
Selain pembangunan halte baru, Dishub Batam juga memastikan akan melakukan renovasi dan pemeliharaan terhadap halte-halte yang sudah ada namun dinilai tidak lagi layak.
“Lokasi yang belum memiliki halte akan kami bangun, sementara halte yang kondisinya sudah kurang baik akan direnovasi,” pungkas Leo.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega


















