OJK Pastikan Operasional BEI Tetap Stabil, Tunjuk Plt Dirut Usai Iman Rachman Mundur

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi saat jumpa pers pengunduran diri jabatan BEI pada Jumat (30/1/2026). Foto:OJK Kepri

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi saat jumpa pers pengunduran diri jabatan BEI pada Jumat (30/1/2026). Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berjalan normal usai pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama BEI. Untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis, OJK akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Dirut BEI.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyatakan OJK menghormati keputusan Iman Rachman yang memilih mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral atas dinamika Pasar Modal Indonesia.

“OJK memastikan pengunduran diri Dirut BEI tidak mengganggu stabilitas operasional maupun keberlangsungan perdagangan di bursa,” tegas Inarno dalam konferensi pers di BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Baca juga:Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun

Inarno juga meminta investor tetap tenang dan rasional dalam menyikapi kondisi pasar serta mengambil keputusan investasi secara terukur.

Lebih lanjut, OJK menegaskan akan memimpin langsung agenda reformasi Pasar Modal Indonesia bersama Self Regulatory Organization (SRO).

OJK menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari penerapan transparansi pemegang saham di bawah 5 persen, peningkatan ketentuan free float saham menjadi 15 persen, hingga percepatan demutualisasi pasar modal.

Selain itu, OJK memperkuat penegakan hukum dan tata kelola guna meningkatkan kepercayaan investor serta daya saing pasar domestik.

“OJK akan mengawal seluruh concern yang disampaikan MSCI dan menargetkan penyelesaiannya sebelum Mei 2026. Kami bahkan akan berkantor langsung di Bursa Efek Indonesia,” ujar Inarno.

Baca juga:OJK Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal, Penuhi Standar MSCI 

Editor:Trio

 

Berita Terkait

40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan
OJK Sebut Kredit Tetap Tumbuh, Industri Pengolahan Jadi Andalan Bisnis Perbankan hingga Triwulan III 2026
Penerbangan Lion Group dari Jakarta Mulai Dibuka Bertahap, Ini Alasannya
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Kasus Dugaan Penghinaan Etnis, Terdakwa Ajukan Restorative Justice di PN Batam
Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia, Fokus Jaga Stabilitas
OJK Perkuat Organisasi, Siapkan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Investasi Kripto Tanpa Izin OJK, Satgas PASTI Setop YWWSDC dan RTHAE

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:31 WIB

40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan

Kamis, 10 September 2026 - 21:37 WIB

OJK Sebut Kredit Tetap Tumbuh, Industri Pengolahan Jadi Andalan Bisnis Perbankan hingga Triwulan III 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:40 WIB

Penerbangan Lion Group dari Jakarta Mulai Dibuka Bertahap, Ini Alasannya

Minggu, 6 September 2026 - 17:17 WIB

OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Jumat, 4 September 2026 - 21:25 WIB

Kasus Dugaan Penghinaan Etnis, Terdakwa Ajukan Restorative Justice di PN Batam

Berita Terbaru