Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Pelni melayani penumpang angkutan lebaran Idulfitri 2026 beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Kapal Pelni melayani penumpang angkutan lebaran Idulfitri 2026 beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menutup lebih cepat program diskon transportasi laut 30 persen setelah seluruh kuota habis terjual. Penjualan tiket yang dibuka sejak 11 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 resmi dihentikan pada Jumat (3/4).

PELNI mencatat 467.662 penumpang memanfaatkan program ini, melampaui target awal 445.534 penumpang atau tembus 105 persen. Lonjakan ini dipicu tingginya permintaan pada rute-rute jarak pendek selama arus mudik.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menyebut respons masyarakat sangat tinggi terhadap program subsidi tersebut. Menurutnya, habisnya kuota sebelum jadwal berakhir menunjukkan program ini efektif menekan biaya perjalanan saat Lebaran.

“Program diskon 30 persen dari pemerintah benar-benar membantu masyarakat mudik dengan biaya lebih terjangkau. Antusiasme ini terlihat dari kuota yang sudah habis per 3 April,” ujar Anda dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Baca juga:Laporan 110 Masuk, Polisi Gerak Cepat Tangani Dugaan Pengeroyokan di Batam Kota

Secara keseluruhan, hingga 4 April 2026, PELNI mencatat penjualan tiket nasional mencapai 487.905 lembar. Angka ini naik menjadi 101,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 479.133 tiket.

PELNI juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, atas kepercayaan menjalankan program tersebut. Perusahaan memastikan komitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi laut yang terjangkau dan berkualitas.

Meski arus balik mulai melandai, PELNI tetap mengoperasikan layanan penuh hingga penutupan masa Angkutan Lebaran pada 6 April 2026.

Perusahaan menegaskan tetap mengutamakan prinsip keselamatan, zero accident, dan pelayanan prima bagi seluruh penumpang yang masih melakukan perjalanan.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah berlayar bersama PELNI. Kami akan terus meningkatkan layanan agar perjalanan semakin aman dan nyaman,” tutup Anda.

Baca juga:Bapemperda Batam Revisi Perda Sampah, Targetkan Solusi Komprehensif

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Priyuda Adhytia Mukhtar Resmi Jabat Kasipidum Kejari Batam
Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Muka Kuning Rampung, BP Batam Pulihkan Aliran Air Bertahap
Investasi Kripto Tanpa Izin OJK, Satgas PASTI Setop YWWSDC dan RTHAE
ART Diduga Bunuh Majikan di Batam, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati
Polisi Mediasi Keributan Pemuda di Nongsa hingga Berakhir Damai
Beras SPHP Dijual Rp56.500, Polsek Batu Aji dan Bulog Gelontorkan 5,5 Ton untuk Warga
Operasi Gaktib hingga Subuh di 7 THM Batam, Satpom Lanud Hang Nadim Nyatakan Nihil Pelanggaran
Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Mulai Pulihkan Aliran Air

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Priyuda Adhytia Mukhtar Resmi Jabat Kasipidum Kejari Batam

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Muka Kuning Rampung, BP Batam Pulihkan Aliran Air Bertahap

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Investasi Kripto Tanpa Izin OJK, Satgas PASTI Setop YWWSDC dan RTHAE

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:43 WIB

ART Diduga Bunuh Majikan di Batam, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Beras SPHP Dijual Rp56.500, Polsek Batu Aji dan Bulog Gelontorkan 5,5 Ton untuk Warga

Berita Terbaru