MATAPEDIA6.com, BATAM — Langkah pertama pengurus baru Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Batam bukan sekadar mengejar medali. Mereka menghadapi pekerjaan yang lebih panjang: menyiapkan generasi pecatur sejak usia dini agar Batam punya atlet yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional.
Kepengurusan Percasi Kota Batam masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Ruang VIP B 933 Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Batam, Rabu (9/9/2026).
Niko Nikson Situmorang dipercaya memimpin organisasi tersebut setelah terpilih dalam Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Batam di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam pada 7 Juni 2026.
Sekretaris Percasi Kepulauan Riau, Mahesa, membacakan susunan kepengurusan. Ketua Harian Percasi Kepri Ahmad Hasan kemudian melantik pengurus sekaligus menyerahkan pataka.
Bagi Niko, pelantikan itu menjadi awal untuk memperkuat pembinaan catur di Batam. Percasi Batam bahkan sudah menyeleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau.
“Mohon saya didukung untuk kepengurusan ini agar bisa berjalan dengan baik dan berkembang,” ujar Niko.
Baca juga:298 Siswa Madrasah di Batam Berebut Tiket OMI 2026 Tingkat Provinsi
Regenerasi Jadi Tantangan
Catur tidak melahirkan atlet berprestasi dalam waktu singkat. Anak-anak perlu mengenal pola permainan, melatih konsentrasi, belajar mengambil keputusan, sekaligus membangun mental untuk menghadapi kemenangan dan kekalahan.
Karena itu, Percasi Batam perlu membangun pembinaan yang tidak berhenti ketika sebuah turnamen selesai. Kompetisi rutin dan pembinaan berjenjang menjadi bagian penting untuk menemukan bibit baru sekaligus menjaga regenerasi atlet.
Ketua Percasi Kepri Melky Sihombing melalui Ketua Harian Percasi Kepri Ahmad Hasan menegaskan, kepengurusan baru harus membawa perkembangan bagi catur Batam dan memberikan kontribusi bagi olahraga catur di Kepulauan Riau.
“Kami dari Percasi Kepri siap membimbing untuk kemajuan Percasi Batam,” kata Ahmad.
Menurut dia, pelantikan pengurus baru tidak boleh berhenti sebagai seremoni organisasi. Percasi Batam perlu menerjemahkan kepengurusan baru menjadi program pembinaan yang menghasilkan perkembangan nyata.
Pemko Dorong Kompetisi
Pemerintah Kota Batam juga mendorong Percasi memperkuat fondasi pembinaan, terutama bagi anak-anak dan remaja.
Wali Kota Batam yang diwakili Asisten I Pemko Batam, Heriman HK, berharap pengurus baru memanfaatkan momentum tersebut untuk memajukan olahraga catur dari tingkat kota hingga nasional.
“Harapannya, pembinaan usia dini dapat diperkuat dan kompetisi dapat dioptimalkan,” ujar Heriman.
Dukungan terhadap pembinaan usia dini menjadi penting karena kompetisi memberi ruang bagi calon atlet untuk menguji kemampuan.
Dari pertandingan-pertandingan itulah Percasi dapat melihat potensi, mengasah kemampuan, dan menyiapkan atlet secara bertahap.
Dengan kepengurusan baru hingga 2030, Percasi Batam kini memiliki waktu untuk membangun sistem pembinaan yang lebih berkelanjutan.
Targetnya bukan hanya melahirkan juara dalam satu turnamen, tetapi memastikan selalu ada generasi berikutnya yang siap duduk di depan papan catur dan bertanding membawa nama Batam.
Baca juga:PLN Batam Jadwalkan Pemadaman Bergilir, Ini Wilayah yang Terdampak
Editor:Zalfirega











