MATAPEDIA6.com, BATAM — Enam negara Asia Tenggara bertemu di Kota Batam, Kepulauan Riau untuk memperebutkan gelar juara SEABA U17 3×3 Championship 2026.
Kejuaraan bola basket kelompok umur tersebut resmi bergulir di HI-Testi Arena, Batam, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan Indonesia sebagai tuan rumah sekaligus mengincar prestasi maksimal di kategori putra dan putri.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026, ini diikuti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam.
Selain menjadi panggung persaingan pemain muda di level Asia Tenggara, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Batam untuk memperkuat posisinya sebagai tuan rumah kompetisi olahraga internasional.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Kepulauan Riau (Kepri), Suhadi, mengapresiasi kepercayaan DPP Perbasi yang menunjuk Kepri sebagai penyelenggara kejuaraan internasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPP Perbasi. Tahun ini kita mendapat tugas kejuaraan bertaraf internasional dari September hingga SIABA,” kata Suhadi.
Ia menyebut penyelenggaraan sejumlah agenda internasional di Batam sebagai bagian dari upaya memperluas lokasi kompetisi basket di luar Jakarta.
Baca juga:Batam Jadi Panggung Basket Asia Tenggara, SEABA U17 3×3 Championship 2026 Hadirkan Enam Negara
“Dengan tiga event ini kita barometer project pilot melaksanakan event internasional di luar Jakarta,” ujarnya.

Menurut Suhadi, SEABA U17 3×3 Championship juga berperan dalam pembinaan bola basket di kawasan ASEAN. Setelah berlangsung di Singapura pada tahun sebelumnya, kejuaraan kali ini mendapat giliran digelar di Batam.
“Dalam rangka pembinaan di tingkat ASEAN. Tahun lalu di Singapura, tahun ini di Batam,” katanya.
Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam, Junico, mengatakan kejuaraan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Batam sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan kompetisi basket bertaraf internasional.
“Kita ingin memperkenalkan agenda basket internasional yang akan diselenggarakan pada 19-20 September di Batam. Perbasi Batam dan Kepri sangat antusias karena kita kembali jadi tuan rumah event internasional di Batam,” ujar Junico.
Junico menjelaskan, SEABA atau Southeast Asia Basketball Association merupakan federasi bola basket kawasan Asia Tenggara yang berada dalam naungan FIBA.
Kejuaraan ini mempertemukan pemain-pemain muda dari enam negara dalam format pertandingan 3×3 kategori U17.
Ia berharap kehadiran para peserta dan delegasi dari berbagai negara dapat memberikan dampak positif bagi pengenalan Batam sebagai destinasi olahraga dan penyelenggara kegiatan internasional.
Antusiasme juga disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Rezki Wirmandi. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan Batam mampu menjalankan tanggung jawab sebagai tuan rumah dengan baik.
“Harapan dari DPP Perbasi sukses di penyelenggaraan karena kita tuan rumah. Sebaik mungkin pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujar Rezki.
Tak hanya menargetkan keberhasilan penyelenggaraan, DPP Perbasi juga berharap tim nasional Indonesia mampu meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tersebut.
“Harapan dari DPP Perbasi Timnas kita bisa meraih hasil maksimal. Targetnya putra putri harus juara. Jadi sukses dari tuan rumah dan sukses dari prestasi,” katanya.
SEABA U17 3×3 Championship 2026 mengusung tema “Young Talents, Brighter Tomorrows” atau “Talenta Muda, Masa Depan yang Lebih Cerah”.
Tema ini mencerminkan tujuan kejuaraan untuk memberikan pengalaman bertanding di level internasional sekaligus mendukung pembinaan atlet bola basket usia muda di Asia Tenggara.

Pembukaan kejuaraan berlangsung pada Sabtu malam dan ditandai dengan seremoni pelemparan bola kepada pemain.
Pertandingan kemudian berlanjut hingga Minggu (20/9/2026), dengan partai final dijadwalkan berlangsung di HI-Testi Arena, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Baca juga:Jaksa Banding Vonis Seumur Hidup Wilson Lukman dalam Kasus Pembunuhan Dwi Putri
Editor:Zalfirega











