MATAPEDIA6.com, BATAM — Pemulihan pasokan listrik di Batam hingga 100 persen menjadi langkah awal untuk mengembalikan aktivitas masyarakat dan dunia usaha setelah gangguan listrik meluas pada Senin (12/10).
Di tengah pemulihan tersebut, BP Batam turun langsung menemui pelaku industri, investor, UMKM, hingga pengelola rumah sakit untuk mendengar kendala sekaligus memastikan layanan tetap berjalan.
BP Batam juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Batam beserta seluruh petugas yang bekerja keras memulihkan pasokan listrik. Apresiasi itu disertai langkah pendampingan langsung kepada pelaku usaha yang terdampak gangguan kelistrikan.
Melalui Kedeputian Bidang Investasi yang dipimpin Fary Djemy Francis, BP Batam menerjunkan tim pada Selasa pagi untuk mengunjungi sejumlah kawasan industri, perusahaan investor, pelaku UMKM, dan fasilitas pelayanan publik.
Tim tersebut berdialog dengan para pelaku usaha, menyerap berbagai kendala di lapangan, menyampaikan perkembangan informasi, serta memastikan komunikasi antara pemerintah, penyedia listrik, dan dunia usaha tetap terjaga.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan para investor serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” ujar Fary dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Baca juga:Cekcok Berujung Perkelahian Berdarah di PJB Sagulung, Polisi Benarkan Korban Dirawat
Pelaku Usaha Apresiasi Respons PLN dan BP Batam
Kehadiran langsung BP Batam mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha. Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy Aritonang, mengapresiasi respons cepat PLN Batam dalam menangani gangguan listrik serta langkah BP Batam yang turun langsung mendengarkan kebutuhan pelaku usaha.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepulauan Riau, Ali Ulai. Ia menghargai kesigapan PLN Batam dan kehadiran BP Batam yang memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan sektor industri.
Saat mengunjungi PT Philips Industries Batam, tim BP Batam juga bertemu dengan Mr. Sia Lee Heng dari jajaran manajemen perusahaan. Pihak Philips menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian BP Batam terhadap dunia usaha di tengah situasi tersebut.
BP Batam Buka Pendampingan Perizinan
Selain mengunjungi pelaku usaha, BP Batam memperkuat dukungan melalui layanan helpdesk daring yang dibuka Direktorat Lalu Lintas Barang. Layanan ini membantu pelaku usaha berkonsultasi dan memperoleh pendampingan teknis terkait perizinan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam menjaga kelancaran kegiatan usaha sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan setelah gangguan listrik.
Bagi BP Batam, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keandalan infrastruktur dan kualitas pelayanan memegang peran penting dalam mendukung kegiatan industri serta menjaga kepercayaan investor.
“Kepercayaan investor tidak hanya dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi juga melalui cara kita hadir dan saling mendukung saat menghadapi kesulitan. Setiap tantangan harus menjadi kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menjadikan Batam semakin baik,” kata Fary.
Pemulihan listrik hingga 100 persen menjadi kabar penting bagi keberlangsungan aktivitas di Batam. Selanjutnya, koordinasi dan evaluasi bersama diperlukan untuk memperkuat keandalan infrastruktur serta menjaga iklim investasi tetap kondusif.
Baca juga:OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang dan Risiko Tokenisasi Aset
Editor:Redaksi











