Wakapolda Kepri Ajak Jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo mengajak jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam memperkuat komunikasi dengan polisi dan menjaga keamanan lingkungan melalui Minggu Kasih, Minggu (18/10/2026). Foto:Dok. Humas Polda Kepri

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo mengajak jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam memperkuat komunikasi dengan polisi dan menjaga keamanan lingkungan melalui Minggu Kasih, Minggu (18/10/2026). Foto:Dok. Humas Polda Kepri

63 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Menjaga keamanan lingkungan membutuhkan komunikasi dan kerja sama antara polisi dan masyarakat.

Melalui program Minggu Kasih di Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi, Kota Batam, Minggu (18/10/2026), Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Anom Wibowo mengajak jemaat memperkuat kemitraan dengan kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Anom mengikuti ibadah bersama jemaat pada pukul 09.00–10.30 WIB. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi polisi dan masyarakat untuk berinteraksi secara langsung, menyampaikan pesan keamanan, serta membangun hubungan yang lebih terbuka di tengah keberagaman.

Sejumlah pejabat utama dan personel Polda Kepri turut hadir, di antaranya Kabidkum, Kabid TIK, Dirtahti, serta personel Polda Kepri yang beragama Katolik.

Dalam pertemuan tersebut, Anom mengajak jemaat menjalin komunikasi dengan kepolisian dan tidak ragu melaporkan informasi mengenai potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas di lingkungan mereka.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan membantu polisi merespons persoalan keamanan lebih cepat sekaligus mencegah gangguan berkembang di tengah masyarakat.

Anom juga menyoroti pentingnya membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak sejak dini. Dia berharap anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat, bukan sosok yang harus mereka takuti.

Baca juga:Polda Kepri Ungkap Temuan Narkoba di Dua Kawasan Batam, Puluhan Orang Diamankan

Pendekatan tersebut diharapkan menumbuhkan kepercayaan sejak usia dini sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dan kepolisian.

Salah seorang jemaat, Martin, menyambut positif kehadiran Wakapolda Kepri bersama jajaran dalam ibadah Minggu Kasih. Dia menilai pertemuan langsung seperti itu memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkomunikasi dengan polisi dalam suasana akrab.

“Kehadiran Wakapolda dan anggota kepolisian di tengah jemaat merupakan hal yang positif karena kami bisa berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar hubungan Polri dengan masyarakat semakin dekat, toleransi tetap terjaga, dan lingkungan kita semakin aman dan nyaman,” kata Martin.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei mengatakan Minggu Kasih sejalan dengan Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman.

“Program tersebut mendorong keterlibatan polisi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga,” ujarnya dalam keterangannya.

Dia menjelaskan, pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat komunikasi, membangun kemitraan, serta menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kepulauan Riau.

Polda Kepri berharap hubungan yang terbangun melalui kegiatan tersebut mendorong masyarakat lebih aktif menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepercayaan terhadap kepolisian.

Melalui Minggu Kasih, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk memperluas komunikasi dengan masyarakat lintas agama dan membangun kerja sama berkelanjutan demi menjaga keamanan serta keharmonisan di Batam.

 

Baca juga:24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

Polda Kepri Ungkap Temuan Narkoba di Dua Kawasan Batam, Puluhan Orang Diamankan
24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam
Warga Binaan Jepang Berbagi Kisah, Lapas Cipinang Jadikan Pengalaman sebagai Ruang Belajar
DPRD Batam Bentuk Pansus Revisi Perda Ketertiban Umum, Sanksi Pelanggar Dikaji Ulang
Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker
Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan
Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas
Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wakapolda Kepri Ajak Jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Polda Kepri Ungkap Temuan Narkoba di Dua Kawasan Batam, Puluhan Orang Diamankan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:21 WIB

24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Warga Binaan Jepang Berbagi Kisah, Lapas Cipinang Jadikan Pengalaman sebagai Ruang Belajar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker

Berita Terbaru