115 Karateka dari 7 Dojo di Kepri Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Wadokai di Batam

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 115 karateka dari tujuh dojo di Kepulauan Riau mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku Wadokai Karate-Do di Mall Botania 2, Batam Centre, Minggu (18/10/2026). Foto:Elin/matapedia

Sebanyak 115 karateka dari tujuh dojo di Kepulauan Riau mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku Wadokai Karate-Do di Mall Botania 2, Batam Centre, Minggu (18/10/2026). Foto:Elin/matapedia

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Sebanyak 115 karateka dari tujuh dojo di Kepulauan Riau mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku Wadokai Karate-Do di Mall Botania 2, Batam Centre, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan teknik, tetapi juga membentuk kedisiplinan, mental, dan karakter karateka.

Ketua Panitia UKT dan Gashuku Wadokai Kepri, Serpriyandi Sitompul, mengatakan ujian kenaikan tingkat menjadi bagian dari pembinaan berjenjang untuk memastikan setiap kohai menguasai materi latihan sebelum naik ke tingkat sabuk berikutnya.

“Ujian kenaikan tingkat bukan hanya menguji kemampuan fisik. Namun juga sikap, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam berlatih,” ujar Serpriyandi di sela kegiatan.

Tim penguji dari Majelis Sabuk Hitam Wadokai Kepri menguji peserta secara bertahap sesuai materi dan tingkatan masing-masing. Sebanyak 14 pelatih turut mendukung kegiatan tersebut untuk menjaga kualitas pembinaan dan penerapan teknik sesuai standar Wadokai.

Selain ujian, panitia menggelar gashuku atau latihan bersama yang dipandu Senpai Hafiz Rifky dan Senpai Muhammad Jihad. Kedua pelatih memberikan pendalaman teknik dasar atau kihon, rangkaian gerakan kata, serta teknik pertarungan kumite.

Hafiz menekankan penguasaan teknik dasar sebagai fondasi bagi karateka untuk mengembangkan kemampuan pada tingkat berikutnya.

“Tanpa kihon yang kuat, kata dan kumite tidak akan maksimal. Gashuku ini kami buat untuk memastikan semua kohai dari dojo berbeda punya standar gerakan yang sama,” kata Hafiz.

Baca juga:Yusril Koto Ditangkap Polisi, Diduga Peras Pengusaha 

Menurut dia, latihan bersama antardojo juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperbaiki gerakan dan menyelaraskan pemahaman teknik.

Sementara itu, Muhammad Jihad menyoroti pentingnya ketahanan mental dan solidaritas dalam latihan. Ia berharap para kohai tidak hanya menguasai teknik karate, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai disiplin dan rasa hormat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin kohai tidak hanya jago teknik, tetapi juga punya daya tahan, rasa hormat, dan solidaritas. Latihan bersama lintas dojo ini membangun semangat persaudaraan,” ujar Jihad.

Serpriyandi mengatakan Wadokai Kepri ingin menjadikan pembinaan rutin sebagai fondasi untuk mencetak karateka yang memiliki kemampuan teknik sekaligus karakter yang kuat.

“Kami ingin melahirkan karateka yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga berkarakter, bermental tangguh, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Melalui UKT dan gashuku, Wadokai Kepri menargetkan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Organisasi ini berharap para karateka dapat meningkatkan kemampuan secara bertahap hingga siap bersaing dalam kejuaraan tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Baca juga:MaxOne Batam Tawarkan Free Flow Beer Dua Jam, Harga Mulai Rp190 Ribu

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Polda Kepri Sambangi Warga Sekitar TPA Punggur, Salurkan Bantuan Sosial
Yusril Koto Ditangkap Polisi, Diduga Peras Pengusaha 
PLN Batam Ungkap 4 Temuan Blackout  Batam-Bintan Kompensasi Pelanggan Mengacu Pergub Kepri 
Wakapolda Kepri Ajak Jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam Jaga Kamtibmas
Polda Kepri Ungkap Temuan Narkoba di Dua Kawasan Batam, Puluhan Orang Diamankan
24 Orang Positif Narkotika dalam Operasi Polda Kepri di Bukit Senyum Batam
Warga Binaan Jepang Berbagi Kisah, Lapas Cipinang Jadikan Pengalaman sebagai Ruang Belajar
DPRD Batam Bentuk Pansus Revisi Perda Ketertiban Umum, Sanksi Pelanggar Dikaji Ulang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Polda Kepri Sambangi Warga Sekitar TPA Punggur, Salurkan Bantuan Sosial

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:55 WIB

115 Karateka dari 7 Dojo di Kepri Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Wadokai di Batam

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Yusril Koto Ditangkap Polisi, Diduga Peras Pengusaha 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wakapolda Kepri Ajak Jemaat Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Batam Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Polda Kepri Ungkap Temuan Narkoba di Dua Kawasan Batam, Puluhan Orang Diamankan

Berita Terbaru

Sidang tuntutan kasus dugaan pelanggaran ITE Yusril Koto di Pengadilan Negeri Batam pada Selasa (9/9/2025). Foto:Istimewa

News

Yusril Koto Ditangkap Polisi, Diduga Peras Pengusaha 

Senin, 19 Okt 2026 - 13:30 WIB

Flyer. Maxone Batam

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Tawarkan Free Flow Beer Dua Jam, Harga Mulai Rp190 Ribu

Senin, 19 Okt 2026 - 13:06 WIB