Perkuat Layanan Kapal di Batam, Pelindo Jasa Maritim Andalkan Armada dan Sistem Digital

Selasa, 3 November 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim Arif Hermawan dalam acara Corporate Communication & Media Engagement Program di Wey Wey Seafood Harbourbay, Sei Jodoh, Batuampar, Batam, Senin (2/11/2026) malam. Foto:Rega/matapedia

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim Arif Hermawan dalam acara Corporate Communication & Media Engagement Program di Wey Wey Seafood Harbourbay, Sei Jodoh, Batuampar, Batam, Senin (2/11/2026) malam. Foto:Rega/matapedia

67 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), memperkuat layanan pemanduan dan penundaan kapal sekaligus mengembangkan aktivitas bisnis maritim di perairan Nipah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PJM memperkuat posisi bisnisnya di kawasan Kepulauan Riau (Kepri), terutama Batam yang memiliki peran strategis dalam jalur pelayaran dan logistik internasional.

Perkembangan bisnis dan operasional perusahaan itu diungkapkan dalam kegiatan Corporate Communication & Media Engagement Program yang digelar PJM bersama insan pers di Wey Wey Seafood Harbourbay, Sei Jodoh, Batuampar, Batam, Senin (2/11/2026) malam.

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Arif Hermawan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Ami Purwa Aditya, Senior Manager Wilayah 1 Sindu Luciantoro Pranowo, serta Vice President (VP) Corporate Communication Feny.

Arif menjelaskan transformasi bisnis kepelabuhanan setelah integrasi atau merger PT Pelabuhan Indonesia pada 21 Oktober 2021. Melalui penggabungan tersebut, Pelindo I hingga IV melebur menjadi satu entitas bernama Pelindo yang menaungi sejumlah subholding dengan fokus bisnis berbeda.

Salah satunya adalah PJM yang bergerak di bidang layanan kelautan (marine), peralatan, dan jasa maritim. Perusahaan ini berfokus pada pelayanan pemanduan dan penundaan kapal yang kini beroperasi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

“Di dalam Pelindo terdapat anak perusahaan, termasuk PJM yang fokus di bidang marine. Untuk lini pengemasan, ada PT Pelindo Terminal Petikemas, Pelindo Multi Terminal, dan Pelindo Logistik. PJM sendiri bergerak di bidang pelayanan pemanduan dan penundaan, di mana kami telah beroperasi di hampir seluruh wilayah Indonesia,” ujar Arif.

Menurut Arif, Batam menjadi salah satu wilayah dengan persaingan bisnis jasa pemanduan dan penundaan kapal yang semakin berkembang. Saat ini, terdapat delapan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang meramaikan pasar layanan tersebut.

Di tengah persaingan itu, PJM mulai menjalankan kegiatan ship-to-ship (STS) transfer di perairan Nipah sejak 9 Oktober 2026. Aktivitas tersebut telah ditandai dengan kunjungan kapal-kapal perdana berukuran besar.

Pengembangan layanan ini menjadi bagian dari upaya PJM memanfaatkan potensi perairan Nipah yang memiliki posisi strategis bagi aktivitas pelayaran dan bisnis maritim di kawasan Batam.

Baca juga:Kapolda Kepri Berbagi Kisah Perjuangan, Ajak Siswa SMPN 34 Batam Kejar Cita-Cita

Sementara itu, Senior Manager Wilayah 1 PT Pelindo Jasa Maritim, Sindu Luciantoro Pranowo, menjelaskan wilayah operasional yang berada di bawah koordinasinya mencakup empat provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.

Khusus di Kepri, cakupan layanan PJM meliputi Tanjung Balai Karimun, Nipah, Batam, hingga Tanjungpinang (Kijang).

Untuk mendukung operasional di perairan Nipah, PJM menyiapkan empat unit kapal pandu dan tiga unit kapal tunda (tugboat).

“Perusahaan juga menggunakan sistem pengajuan pelayanan berbasis digital melalui Inaportnet dan VINCI (Vessel Information System),” sebut dia.

Sistem tersebut mendukung proses pelayanan kapal agar berjalan lebih terintegrasi dan efisien.

“Secara nasional, PJM didukung oleh lebih dari 118 kapal pandu, 1.100 awak kapal, 110 kapal tunda, serta ratusan operator radio dan tenaga pandu berpengalaman. Kami berkomitmen memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan operasional logistik di pelabuhan-pelabuhan seluruh Indonesia, termasuk di Batam dan perairan Nipah,” tuturnya.

Dukungan armada dan sumber daya manusia tersebut menjadi modal perusahaan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat daya saing di sektor jasa maritim.

Selain pemaparan bisnis dan operasional, kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi melalui sesi tanya jawab antara manajemen PJM dan insan pers.

Salah satu isu yang mengemuka disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam, Muhammad Khafi Anshary. Ia mengangkat persoalan kepastian hukum dalam aktivitas pelayaran dan bisnis maritim, mengingat posisi Batam yang berdekatan dengan kawasan Out Port Limit (OPL).

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena kejelasan regulasi, kewenangan, dan kepastian hukum merupakan aspek penting dalam menjalankan kegiatan usaha di kawasan perairan strategis.

Bagi pelaku industri maritim, kepastian aturan diperlukan untuk memberikan kejelasan dalam menjalankan operasional kapal, menjaga keselamatan pelayaran, serta meminimalkan potensi persoalan hukum dalam aktivitas bisnis.

Diskusi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi antara perusahaan dan media dalam mengangkat berbagai persoalan serta perkembangan sektor maritim di Batam dan Kepri.

Di luar pembahasan bisnis dan operasional, kegiatan Media Engagement Program juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara manajemen PJM dan insan pers di Kota Batam.

Melalui pertemuan tersebut, PJM memperkenalkan profil perusahaan, cakupan layanan, serta perkembangan operasionalnya secara lebih dekat kepada media.

Salah seorang jurnalis yang hadir, Aldy, mengaku kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan mengenai PT Pelindo Jasa Maritim, khususnya terkait cakupan bisnis dan perkembangan layanan maritim di Batam.

Ia berharap kegiatan silaturahmi dan komunikasi seperti ini tidak berhenti pada satu pertemuan, tetapi dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan media sekaligus membuka ruang pertukaran informasi yang bermanfaat bagi kedua pihak.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya membangun kemitraan yang profesional, terbuka, dan saling mendukung antara perusahaan dengan insan pers.

Melalui sinergi tersebut, informasi mengenai perkembangan bisnis maritim, pelayanan kepelabuhanan, serta kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas.

Sebagai bagian dari ekosistem maritim nasional, PJM berkomitmen memperkuat layanan kepelabuhanan dan mendukung kelancaran rantai logistik.

Pengembangan aktivitas di perairan Nipah juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Batam dan memperkuat posisi Kepri sebagai kawasan strategis dalam jalur pelayaran internasional.

 

Baca juga:Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Lokasi SPBUN Galang Baru, Berpotensi Layani 1.632 Kapal Nelayan

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

Kapolda Kepri Berbagi Kisah Perjuangan, Ajak Siswa SMPN 34 Batam Kejar Cita-Cita
PLN Batam Buka Rincian Kompensasi Gangguan Listrik, Pelanggan Bisa Cek Lewat Aplikasi
Larangan Vape Berlaku hingga Luar Jam Dinas, Polda Kepri Ingatkan Sanksi bagi Anggota
Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste
Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Layanan Kapal di Batam, Pelindo Jasa Maritim Andalkan Armada dan Sistem Digital

Senin, 2 November 2026 - 20:24 WIB

Kapolda Kepri Berbagi Kisah Perjuangan, Ajak Siswa SMPN 34 Batam Kejar Cita-Cita

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WIB

PLN Batam Buka Rincian Kompensasi Gangguan Listrik, Pelanggan Bisa Cek Lewat Aplikasi

Minggu, 1 November 2026 - 18:04 WIB

Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Minggu, 1 November 2026 - 13:02 WIB

Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru