Hutan Mangrove di Marina Dibabat, KPHL Akan Cek ke Lapangan

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurang lebih enam hektar hutan mangrove di Marina City dibabat. Pinggir jalan raya dan pinggir laut disisakan untuk mengelabui petugas, Kamis (29/2/2024). Matapedia6.com/ Luci

Kurang lebih enam hektar hutan mangrove di Marina City dibabat. Pinggir jalan raya dan pinggir laut disisakan untuk mengelabui petugas, Kamis (29/2/2024). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hutan mangrove di Marina tepatnya di seberang jalan Hotel Holiday Inn Marina dibabat, warga khawatir terjadi abrasi dan pendangkalan laut. Pasalnya lokasi tersebut merupakan pembuangan air dari Marina Raya dan juga Tanjunguncang.

Kayu yang ada dilokasi dibabat habis dan yang disisakan kurang lebih lima meter dari pinggir laut untuk mengelabui masyarakat sekitar.

Yang paling dikhawatirkan masyarakat Marina atas kegiatan terjadinya abrasi dan pendangkalan laut, sehingga air dari pemukiman tidak lancar dan akan mengakibatkan banjir dikemudian hari.

“Kita tahulah pengembang atau pengusaha yang dapat alokasi lahan dipinggir laut, awalnya buka lahan setelah lahannya terbuka nanti ditimbun sedikit-sedikit sampai ke laut,” kata Laksamana warga Marina, Kamis (29/2/2024).

Laksamana yang setiap hari mencari kerang di pinggir laut Marina mengatakan kondisi luat di Marina saat ini sudah sangat dangkal karena banyaknya penimbunan laut yang dilakukan oleh perusahaan yang ada di lokasi.

“Nanti yang kita khawatirkan jika lahan itu sudah dibuka, lanjut ditimbun maka akan terjadi pendangkalan, akibatnya air dari pemukiman tidak lancar. Saat hujan turun bisa banjir,” kata Laksamana.

Dia juga menjelaskan untuk aktifitas pembabatan hutan mangrove itu sudah berjalan sekitar dua Minggu, namun pekerja menyisakan pinggir jalan dan pinggir laut untuk mengelabui petugas.

“Jadi hutan yang tersisa sekarang hanya di pinggir laut dan dipinggir jalan, kalau ditengah sudah dibersihkan semua,” katanya.

Laksamana juga mengatakan dari informasi yang dia dapatkan lahan yang dibabat kurang lebih 6 hektar yang didapatkan oleh sebuah perusahaan.

“Informasinya mau buat perusahaan, kita juga kurang jelas,” kata Laksamana.

Sementara di lapangan terlihat lokasi di dalam hutan tersebut sudah diratakan pohon yang ada di dalam hutan sudah diratakan menggunakan alat berat.

Lahan di Marina yang dibersihkan berada di Samping Ruko Marina City.

Untuk kebenaran informasi tersebut Media ini masih berusaha mencari konfirmasi dari pihak pemilik lahan.

Sampai berita ini diturunkan pihak media ini masih mencari konfirmasi dari pihak pemilik lahan untuk perimbangan pemberitaan tersebut.

Untuk pembabatan hutan mangrove di Marina kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Lamhot Sinaga mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi tersebut dan sudah ada warga yang melaporkan kepada Meraka.

“Kita sudah ada pengaduan, jadi besok, Jumat (1/3/2024), kita akan turun ke lokasi untuk memastikan laporan dari masyarakat tersebut,” kata Lamhot.

Dia juga mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih, karena belum turun ke lokasi.

“Besok kita pastikan dulu, kita akan cek ke lokasi,” kata Lamhot.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Lusi |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Berita Terbaru