Polisi dan Dinas Ketahanan Pangan Sosialisasi Penyaluran Pupuk Subsidi Petani di Batam

Kamis, 28 Maret 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Batam di tengah. Foto:Istimewa

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Batam di tengah. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- Sejumlah kelompok tani di Sei Temiang Sekupang, Batam pada Kamis (28/3/2024) diberikan bekal untuk penyaluran subsidi pupuk.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam yang dijembatani oleh Polda Kepulauan Riau sekaligus sosialisasi penguatan kelembagaan keuangan mikro kepada para petani.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam Mardanis kegiatan ini penting dilakukan untuk mendukung ketersediaan pangan kelompok tani.

“Setiap tahun ada itu program pupuk subsidi untuk mendukung kegiatan petani. Prosesnya cukup panjang sehingga perlu adanya sosialisasi seperti ini. Alhamdulillah hari ini Polda Kepri jembatani untuk sosialisasi ini biar mempermudah petani saat pengajuan nanti,” ujarnya.

“Petani di kota Batam cukup ambil andil dengan ketersediaan pangan di kota Batam sehingga perlu ada dukungan dari pemerintah melalui program pupuk subsidi ini,” lanjut dia.

Kata dia, masyarakat yang mendapatkan pupuk subsidi harus melalui prosedur dan pengajuan dan pengambilan.

“Hari ini tim akan sampaikan semua itu agar petani tahu prosedur mendapatkan pupuk subsidi ini. Ini tak jauh bedah seperti penyaluran BBM subsidi nanti ada pengawas mulai dari pengajuan, pendistribusian hingga penggunaan oleh petani yang harus tepat sasaran, ” kata Mardanis.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pengembang Tanaman Cabe kota Batam Abdul Warras menyambut baik sosialisasi tersebut.

Dia berharap agar ke depannya penyaluran pupuk subsidi ini ditingkatkan lagi dengan jumlah yang lebih banyak dan bisa menyasar semua petani yang ada di kota Batam.

“Karena selama ini sangat sedikit yang kita dapat. Kuota nya tidak mencukupi untuk semua petani yang ada. Padahal sangat membantu karena selisih jauh sekali. Pupuk MPK misalkan normal di pasar Rp 16 ribu, subsidi ini hanya Rp 1.200 per kilogram. Kita berharap ini diperbanyak kuotanya ke depan, ” kata Abdul.

Di Batam kelompok tani yang aktif dengan berbagi bidang pertanian ini ada sekitar 80 an kelompok. Dalam sosialisasi tersebut perwakilan kelompok tani ini umumnya menyampaikan harapan yang sama agar proses pengajuan di permudah dan kuota pupuk yang disalurkan lebih banyak lagi.

Sedangkan dalam kegiatan tersebut materi sosialisasi ini selain dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga dari Subdit II Dir Intelkam Polda Kepri yang dibawakan oleh AKP Sugiman.

Cek berita artikel lainnya Google News 

 

Penulis:Zal|Editor:Redaksi

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru