Banyak Sampah Berserakan, Presiden Nato Soroti Penanganan Sampah DLH Batam

Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah dipinggir jalan menuju Pelabuhan Sagulung, Kota Batam Provinsi Kepri, Sabtu (11/5/2024). Matapedia6.com/Luci

Tumpukan sampah dipinggir jalan menuju Pelabuhan Sagulung, Kota Batam Provinsi Kepri, Sabtu (11/5/2024). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM– Parlaungan Siregar menyoroti penanganan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kurang efektif.

“Saya punya saran setiap tempat sampah sementara dijadikan lahan untuk produktif olah sampah,” ujar pria disapa Presiden Nato pada wartawan, Sabtu (13/7/2024).

Ia menyebut setiap hari masyarakat disuguhi pemandangan sampah berserakan di lokasi tempat sementara. Hal ini dianggap kurang baik bagi lingkungan.

“Karena itu saya sarankan DLH Batam buat lahan bekas sampah dijadikan kebun yang produktif. Nah dibuat keterangan, siapa buang sampah akan mendapatkan imbalan,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Batam
Tokoh masyarakat Batam Parlaungan Siregar akrab dikenal Presiden Nato. Foto:Dok/istimewa

Pria yang juga ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Batam mengaku miris melihat sampah di kota Batam tidak teratur penanganan.

Ia menyebut semakin hari kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan semakin kurang. Meskipun, DLH Batam sudah menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2013 Persampahan.

Denda Rp 2,5 juta bagi pembuang sampah sembarangan, nyatanya belum dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

“Seharusnya setelah Perda diterbitkan langsung diaplikasikan. Penegakan perda ini harus melibatkan Satpol PP dan stakeholder terkait serta aktivis lingkungan. Jangan mandul,” pungkasnya.

Cek berita artikel lainnya di News Google 

Penulis:Rega|Editor: Mizon

Berita Terkait

BP Batam Benahi Underpass Pelita, Targetkan Lebih Aman, Terang dan Ikonik
BP Batam Bangun IFA Sei Temiang dan Tingkatkan Produksi Dam Sei Ladi, Target Rampung Agustus 2026
Tabrak Bocah di Depan Sekolah, Sopir Rocky Kabur—Polisi Tetapkan Tersangka
Air Masih Seret di Tanjung Sengkuang, Amsakar Kebut Tambah Kapasitas IPA
Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran
Laporan 110 Masuk, Polisi Gerak Cepat Tangani Dugaan Pengeroyokan di Batam Kota
Bapemperda Batam Revisi Perda Sampah, Targetkan Solusi Komprehensif
BP Batam Tutup Jalur Vital Gajah Mada, Arus Dialihkan Tiga Hari

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:49 WIB

BP Batam Benahi Underpass Pelita, Targetkan Lebih Aman, Terang dan Ikonik

Minggu, 5 April 2026 - 22:54 WIB

BP Batam Bangun IFA Sei Temiang dan Tingkatkan Produksi Dam Sei Ladi, Target Rampung Agustus 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Tabrak Bocah di Depan Sekolah, Sopir Rocky Kabur—Polisi Tetapkan Tersangka

Sabtu, 4 April 2026 - 18:31 WIB

Air Masih Seret di Tanjung Sengkuang, Amsakar Kebut Tambah Kapasitas IPA

Sabtu, 4 April 2026 - 16:56 WIB

Kuota Diskon Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang Saat Mudik Lebaran

Berita Terbaru