Pasarkan Produk Hasil Kerajinan, Mahasiswa Politeknik Latih Warga Binaan Lapas Manajemen Bisnis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Politeknik Batam saat memberikan pelatihan kepada warga binaan di Lapas Kelas IIA Batam, Rabu (16/10/2024). Matapedia6.com/Dok Lapas

Mahasiswa Politeknik Batam saat memberikan pelatihan kepada warga binaan di Lapas Kelas IIA Batam, Rabu (16/10/2024). Matapedia6.com/Dok Lapas

MATAPEDIA6.com, BATAM – Mahasiswa Politeknik Kota Batam, berikan pelatihan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, desain grafis dan manajemen bisnis.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memasarkan produk hasil kerajinan WBP yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Heri Kusrita mengatakan pelatihan dilaksanakan di Lapas Batam oleh Mahasiswa dari Politeknik Negeri Batam.

Kehadiran mahasiswa tersebut sangat membantu warga binaan dalam belajar berbagai hal melalui internet, dan hal ini juga sangat bermanfaat bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa tahanan.

Mahasiswa Politeknik Negeri yang hadir di Lapas terdiri dari berbagai jurusan seperti Manajemen Bisnis, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Informatika.

Heri menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan dalam memberikan pembinaan keterampilan kepada warga Binaan, sebagai bekal bagi yang bersangkutan disaat selesai menjalani masa tahanan.

“Kegiatan Bina Lapas lapas ini juga sama hal seperti yang pernah kita lakukan pada tahun 2022 yakni pelatihan Pengelasan. Untuk tahun 2024 ini kita melakukan berbagai pelatihan kepada warga binaan, sesuai dengan tema yang kita buat yakni kreatif,” kata Heri.

Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Batam yang diwakili oleh Kasubsi Bimker Hasja Seksi Kegiatan kerja lapas Batam.

Heri menjelaskan Pelatihan yang dilaksanakan mengajarkan tentang Pemasaran Produk Serta Desain Grafis dasar bagi warga binaan, agar terciptanya suatu kreatifitas jika sudah kembali kemasyarakatan.

Sementara saat ini kata Heri ada berbagai macam hasil produk yang dihasilkan oleh warga binaan, seperti mebel, Roti, tempe.

“Untuk mebel masih sebatas digunakan di lapas begitu juga dengan tempe masih dikonsumsi khusus di dalam Lapas,” terangnya.

Sementara untuk Roti sendiri pihak Lapas masih menunggu nama paten Roti yang saat ini sedang dalam pengajuan.” Untuk produksi kita sebenarnya sudah bagus, baik dari segi jumlah dan pengemasan, hanya saja nama paten Roti belum keluar, jadi belum bisa kita pasarkan ke luar,” kata Heri.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

BP Batam Gandeng Pertamina, Perkuat Pasokan Avtur untuk Penerbangan Hang Nadim
Jaksa Banding Vonis Seumur Hidup Wilson Lukman dalam Kasus Pembunuhan Dwi Putri
PIKORI BP Batam Galang Rp40 Juta untuk Korban Gempa NTT, Titip Penyaluran ke BAZNAS
Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional
Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:12 WIB

BP Batam Gandeng Pertamina, Perkuat Pasokan Avtur untuk Penerbangan Hang Nadim

Sabtu, 19 September 2026 - 17:29 WIB

Jaksa Banding Vonis Seumur Hidup Wilson Lukman dalam Kasus Pembunuhan Dwi Putri

Sabtu, 19 September 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Berita Terbaru