Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Berikan Sosialisasi ke Petani di Kampung Dangas

Jumat, 1 November 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Barelang lakukan sosialisasi kepada para petani di Kampung Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Jumat (1/11/2024). Matapedia6.com/ Dok Polresta

Polresta Barelang lakukan sosialisasi kepada para petani di Kampung Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Jumat (1/11/2024). Matapedia6.com/ Dok Polresta

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Polresta Barelang lakukan sosialisasi kepada para petani di Kampung Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Jumat (1/11/2024).

Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan pangan di Batam sebagai bagian dari upaya nasional Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Polresta Barelang bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan Hijau Makmur untuk mendorong pengelolaan lahan secara produktif dan berkelanjutan.

Kasat Binmas Polresta Barelang, Kompol Yulianti Asril menjelaskan ketahanan pangan adalah landasan utama bagi ketahanan nasional.

“Kami berkomitmen untuk mendukung para petani agar mereka dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan lancar,” ungkap Kompol Yulianti.

Yulianti juga mengajak para petani untuk memperkuat solidaritas antar anggota kelompok dalam mengelola lahan Hutan Hijau.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan, termasuk memperhatikan potensi yang dapat memicu kebakaran hutan, sebagai bagian dari langkah menjaga ekosistem yang berkelanjutan di Kota Batam.

Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan tetapi juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Ini adalah bukti dari sinergi kita dalam mendukung cita-cita kemandirian pangan Indonesia. Kami berharap kegiatan serupa dapat semakin sering dilakukan demi kemajuan bersama,” kata Kompol Yulianti.

Yulianti berharap dengan adanya pendampingan ini, para petani di Kampung Dangas semakin produktif dalam mengelola lahan mereka sehingga tujuan swasembada pangan nasional dapat segera tercapai.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru