MATAPEDIA6.com, BATAM— Air bersih tak mengalir, listrik padam, jaringan internet lambat dan terputus-putus. Di tengah kabut asap yang melanda Batam dalam beberapa hari terakhir, warga harus menghadapi beragam gangguan sekaligus pada Senin (12/10/2026).
Pemadaman listrik sejak pagi turut mengganggu distribusi air bersih di sejumlah wilayah.
Aktivitas rumah tangga ikut terganggu, mulai dari menyiapkan kebutuhan keluarga hingga berangkat bekerja. Sebagian warga bahkan memilih menginap di hotel dan apartemen karena kondisi rumah yang tidak nyaman, terutama bagi keluarga dengan anak kecil.
“Bagaimana lagi, kita punya anak kecil,” ujar Elin, warga Batu Ampar.
Rina mengambil langkah serupa dengan memilih menginap di apartemen. Sementara itu, Heri Manurung, warga Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, mengaku tidak sempat menampung air karena gangguan terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Baca juga:BP Batam Kejar Pemulihan Listrik, Produksi Air di Sejumlah IPA Turun hingga 30 Persen
“Listrik dan air mati jam 7-an tadi. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Jadi tak sempat tampung air. Suami juga berangkat kerja cuma cuci muka,” kata dia.
Gangguan listrik yang meluas di Kota Batam dan sekitarnya membuat persoalan tak berhenti pada hilangnya penerangan.
Ketika operasional pompa instalasi pengolahan air ikut terdampak, warga juga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Di saat bersamaan, koneksi internet yang dilaporkan lambat dan terputus-putus menambah gangguan aktivitas sehari-hari.
PLN Masih Menangani Gangguan Kelistrikan
Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.
“Saat ini terjadi gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya,” kata Yoga dalam pemberitahuan resmi PLN Batam.
Ia menjelaskan, tim teknis di lapangan tengah menangani gangguan dan mengupayakan pemulihan pasokan listrik secara bertahap. PLN Batam juga memprioritaskan keselamatan serta keandalan sistem selama proses penanganan berlangsung.
“Secara paralel, investigasi penyebab gangguan juga terus dilakukan,” ujarnya.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, PLN Batam belum merinci penyebab gangguan maupun memastikan waktu pemulihan listrik secara menyeluruh.
“Terus dari siang tadi coba normalkan sistemnya gagal terus. Kami standby di control center semua sampai pulih 100 persen,” ujarnya
“Malam ini diupayakan hidup,” tambah Yoga.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan gangguan distribusi air bersih berkaitan dengan pemadaman listrik yang memengaruhi operasional pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA).
“Listrik mati, air kan pakai pompa untuk IPA-nya, karena itu mati semua nih,” kata Ariastuty saat dikonfirmasi mengenai gangguan pasokan air di sejumlah wilayah Batam.
Menurut Ariastuty, gangguan air dan listrik yang dilaporkan tersebut terjadi pada hari yang sama. Namun, ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai berapa lama distribusi air bersih akan terganggu maupun kapan layanan kembali normal secara menyeluruh.
“Baru hari ini kalau kita bicara hari ini ya air dan listriknya,” tuturnya.
Gangguan ini memperlihatkan betapa eratnya ketergantungan layanan air bersih pada pasokan listrik. Ketika sistem kelistrikan terganggu, operasional pompa IPA ikut terdampak dan distribusi air kepada masyarakat dapat terhambat.
Di tengah kondisi tersebut, warga berharap pemulihan listrik dan distribusi air bersih segera menjangkau seluruh wilayah. Bagi keluarga seperti Elin yang memiliki anak kecil, persoalannya bukan sekadar menunggu rumah kembali terang, melainkan memastikan kebutuhan dasar sehari-hari dapat terpenuhi.
Sementara itu, kabut asap yang telah menyelimuti Batam dalam beberapa hari terakhir menambah kekhawatiran warga. Pemulihan layanan listrik dan air bersih pun menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Baca juga:Arizal Anwar Resmi Jabat Ketua PN Batam, Tekankan Integritas Hakim dan Putusan Berbasis Fakta
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon











