Amsakar Minta Tim Terpadu Penanganan Konflik Bekerja Cerdas, Lakukan Deteksi Dini

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat memimpin rapat Koordinasi dengan Tim terpadu penanganan Konflik di Kota Batam, Selasa (28/10/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Wali Kota Batam Amsakar Achmad didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat memimpin rapat Koordinasi dengan Tim terpadu penanganan Konflik di Kota Batam, Selasa (28/10/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya kerja cerdas dan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sosial di Kota Batam.

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta perwakilan berbagai instansi pemerintah dan lembaga masyarakat.

Dalam arahannya, Amsakar menyebut posisi Batam yang strategis dan multikultural menuntut kewaspadaan tinggi terhadap potensi gesekan sosial.

Amsakar mengingatkan agar Tim Terpadu tidak hanya reaktif, tetapi mampu melakukan deteksi dini dan langkah preventif sebelum konflik muncul.

“Kunci menjaga Batam tetap kondusif adalah sinergitas, kolaborasi, dan harmonisasi. Semua pemangku kepentingan harus bersatu agar potensi konflik bisa dicegah sejak dini,” tegas Amsakar.

Baca juga: BP Batam Genap 54 Tahun, Amsakar: Saatnya Perkuat Komitmen dan Kebersamaan Bangun Batam

Amsakar meminta tim melakukan pemetaan wilayah rawan, meningkatkan pengawasan di lapangan, serta menyiapkan langkah taktis dan strategis dalam penanganan konflik sosial.

“Saya harap tim dapat memetakan zona-zona rawan, memantau secara intensif, dan siap dengan strategi penanganan yang tepat. Kalau semua dijalankan dengan baik dan konsisten, konflik sosial bisa kita cegah sejak dini,” ujar Amsakar.

Amsakar menambahkan, keamanan dan keharmonisan Batam adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Batam ini rumah kita bersama. Mari kita jaga dan rawat agar tetap aman, nyaman, dan harmonis,” kata Amsakar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menekankan pentingnya soliditas antar instansi untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Pencegahan konflik sosial bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” kata Li Claudia.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai
Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu
Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan
Puluhan Mobil Terjaring Razia di Batam, Program Pengampunan Pajak Tinggal 5 Hari Lagi
Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028
Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik
Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:09 WIB

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 19:01 WIB

Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Jumat, 25 September 2026 - 18:40 WIB

Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu

Jumat, 25 September 2026 - 15:27 WIB

Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028

Berita Terbaru