Amsakar Siapkan Transportasi Darat dan Laut untuk Permudah Akses ke Rempang Eco City

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:Istimewa

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:Istimewa

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Pemerintah menyiapkan dukungan transportasi darat dan laut untuk mempermudah mobilitas masyarakat menuju kawasan Tanjung Banon, Rempang Eco City, Batam.

Langkah ini menjadi salah satu upaya yang disampaikan Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam mendukung penataan dan pengembangan kawasan tersebut.

Amsakar menyampaikan hal itu saat menghadiri Festival Transmigrasi 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di kawasan Rempang Eco City, Sabtu (10/10/2026).

Untuk jalur darat, pemerintah menyiapkan layanan Trans Batam dan bus DAMRI. Sementara itu, akses laut akan didukung Kapal Sri Bulang, Kapal Sri Galang, dan Kapal Sri Toda.

Amsakar berharap dukungan transportasi tersebut dapat mempermudah masyarakat menjangkau kawasan Tanjung Banon sekaligus menunjang aktivitas warga di wilayah transmigrasi Rempang Eco City.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin sarana dan prasarana yang telah diupayakan pemerintah, untuk kemajuan wilayah transmigrasi Rempang Eco City,” kata Amsakar.

Selain konektivitas, Amsakar juga menyoroti rekomendasi pengembangan kawasan yang disusun melalui program Summer Course 2026.

Kajian tersebut melibatkan 20 mahasiswa dari Technical University of Munich (TUM), Jerman, bersama Universitas Diponegoro (Undip).

Baca juga:Polda Kepri Amankan 29 Orang di Dua Lokasi Batam, 21 Positif Tes Urine

Kedua perguruan tinggi itu melaksanakan pembelajaran langsung di kawasan Rempang Eco City pada 1–10 Oktober 2026.

Hasilnya mencakup sejumlah rekomendasi, mulai dari pengembangan infrastruktur inovatif, pembangunan skill-hub untuk peningkatan keterampilan masyarakat, pengembangan agroforestri, hingga ekowisata.

Amsakar mengatakan pemerintah daerah akan memberi perhatian serius terhadap rekomendasi tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung penataan dan pengembangan Rempang Eco City.

Menurut dia, sejumlah upaya pengembangan telah berjalan, termasuk penghijauan melalui pembangunan taman serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Dari rekomendasi yang disampaikan ada yang sedang berjalan, yakni proses penghijauan dengan pembangunan taman dan pemberdayaan ekonomi warga melalui bantuan bibit budidaya bahari untuk para nelayan setempat,” jelasnya.

Festival Transmigrasi Hadirkan Seni Budaya dan Produk Lokal

Festival Transmigrasi 2026 dibuka langsung oleh Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Kegiatan ini menghadirkan doa bersama, tausiyah, pertunjukan seni budaya, serta pameran produk unggulan kawasan transmigrasi.

Ustaz Das’ad Latif mengisi tausiyah dalam kegiatan tersebut, sedangkan kelompok seni Lebah Begantong memeriahkan acara melalui pertunjukan budaya.

Pengunjung juga dapat melihat pameran edukatif tentang kawasan transmigrasi, produk unggulan daerah, serta berbagai produk kerajinan dan kuliner dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Iftitah menegaskan bahwa rekomendasi hasil Summer Course 2026 akan ditindaklanjuti untuk mendukung kemandirian masyarakat transmigran dalam memanfaatkan sumber daya alam dan mengembangkan sumber daya manusia.

“Rekomendasi yang sudah diberikan akan segera kami implementasikan agar masyarakat transmigran dapat mandiri dalam pemanfaatan sumber daya alam dan manusianya,” ujar Iftitah.

Sejumlah pejabat turut menghadiri festival tersebut, antara lain Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi Edy Gunawan, Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Alexander Zulkarnain, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Undip Wijayanto, serta Direktur Technical University of Munich Walter Timo De Vries. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah berharap dukungan konektivitas, pemberdayaan ekonomi, serta rekomendasi pengembangan kawasan dapat menunjang aktivitas masyarakat dan mendorong perkembangan Rempang Eco City.

 

Baca juga:BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa, Perkuat Upaya Atasi Krisis Air

Editor:Redaksi

 

 

 

Berita Terkait

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas
APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air
BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap
Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka
Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Amsakar Siapkan Transportasi Darat dan Laut untuk Permudah Akses ke Rempang Eco City

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:23 WIB

APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:23 WIB

TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Berita Terbaru