Batam–Singapura Bahas Akselerasi Realisasi Proyek Strategis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama pemerintah Singapura. Foto:Humas BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama pemerintah Singapura. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, SINGAPURA – Langkah konkret kerja sama Batam–Singapura dalam pengembangan Sustainable Industrial Zone (SIZ) makin nyata.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala Li Claudia Chandra bertemu langsung dengan Minister of State for Foreign Affairs and Trade & Industry Singapura, Gan Siao Huang di Sands Expo and Convention Centre, Rabu (29/10/2025).

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat keseriusan kedua pihak mempercepat realisasi proyek industri hijau lintas negara yang digagas dalam kerangka kerja sama Indonesia–Singapura.

Baca juga: BP Batam Pacu Peningkatan Tata Kelola, Targetkan Kenaikan Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS

“Pertemuan ini untuk mendorong percepatan terhadap apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden. Singapura antusias untuk segera mengkonkritkan ide yang telah ditandatangani oleh kedua negara,” ujar Amsakar.

Singapura menyambut positif langkah BP Batam, menegaskan komitmen untuk bersama mengakselerasi pembangunan kawasan industri berkelanjutan yang akan menjadi growth engine baru bagi kedua wilayah.

Baik Batam maupun Singapura sepakat, industri hijau bukan hanya proyek ekonomi, melainkan fondasi bagi ekosistem pembangunan yang produktif, hijau, dan inklusif.

BP Batam memastikan komunikasi intensif dengan Kementerian ESDM RI dan pemangku kepentingan terkait terus dilakukan guna menindaklanjuti tahap konkret pengembangan kawasan.

Baca juga:BP Batam Genap 54 Tahun, Amsakar: Saatnya Perkuat Komitmen dan Kebersamaan Bangun Batam

Turut hadir dalam pertemuan, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait serta Dirut PLN Batam Kwin Fo.

Sebelumnya, pada Juni 2025, Kementerian ESDM RI menandatangani MoU dengan Singapura terkait pembangunan kawasan industri berkelanjutan.

Langkah itu diperkuat dengan penandatanganan MoU antara PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha (MEG), Keppel Energy dan PT Karya Mineral Sentosa pada Oktober 2025 di Osaka, Jepang.

Kawasan industri berkelanjutan menjadi bagian dari rencana strategis BP Batam 2025–2029 sejalan dengan visi ‘Batam sebagai Kawasan Ekonomi Maju dan Berkelanjutan, Menuju Indonesia Emas 2045.’

Baca juga:Anugerah Investasi BP Batam 2025, Apresiasi Investor dan Tokoh Pendorong Pembangunan

 

Berita Terkait

32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi
Investasi Rp600 Miliar, Citramas Bangun SWRO untuk Amankan Pasokan Air Data Centre di Batam
Telkom Raup Rp113,5 Triliun hingga September 2026, Empat Segmen Bisnis Tumbuh
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor
Jangkau 5 Wilayah di Kepulauan Nias, Pertamina Perkuat Distribusi BBM Jelang Nataru
Arus Barang dan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Batam Perkuat Posisi Jalur Logistik Internasional
BP Batam Gandeng Wiraraja Kembangkan Kawasan Industri Hijau di Galang, Targetkan Ribuan Tenaga Kerja

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:45 WIB

32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi

Kamis, 5 November 2026 - 10:57 WIB

Investasi Rp600 Miliar, Citramas Bangun SWRO untuk Amankan Pasokan Air Data Centre di Batam

Senin, 2 November 2026 - 14:18 WIB

Telkom Raup Rp113,5 Triliun hingga September 2026, Empat Segmen Bisnis Tumbuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor

Berita Terbaru