BP Batam dan PT Impian Anak Indonesia Teken MoU Tingkatkan Layanan RSBP

Rabu, 9 Juli 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam tanda tangan MoU. Foto:Ist

BP Batam tanda tangan MoU. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Impian Anak Indonesia untuk meningkatkan sistem pelayanan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP). Penandatanganan berlangsung di Marketing Centre BP Batam pada Senin (7/7/2025).

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan memperbaiki sistem informasi manajemen rumah sakit dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BP Batam mendorong transformasi layanan kesehatan yang modern, efisien, dan profesional.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut kerja sama ini telah melalui proses diskusi panjang. Ia berharap kolaborasi ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan RSBP.

“Transformasi ini tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga menyasar tata kelola manajemen yang profesional dan berorientasi pada mutu,” kata Ariastuty.

Ia menargetkan RSBP Batam mampu berkembang menjadi rumah sakit unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ariastuty juga mengajak seluruh elemen rumah sakit, mulai dari manajemen hingga staf medis dan non-medis, berkomitmen dalam menjalankan transformasi secara konsisten dan berkelanjutan.

Direktur PT Impian Anak Indonesia, Micheal Anando Seng, menyambut baik kerja sama ini dan menilai langkah BP Batam sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung kemajuan sektor kesehatan.

“Kami ingin kontribusi ini menjadi awal dari inisiatif berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Batam,” ujar Micheal.

PT Impian Anak Indonesia merupakan perusahaan yang mengembangkan produk berbasis kecerdasan buatan (AI), dengan fokus pada layanan teknologi kesehatan.

Dalam dua tahun terakhir, perusahaan ini telah menjajaki delapan fasilitas medis di tiga negara dalam pengembangan rekam medis elektronik (RME), manajemen siklus pendapatan, dan peningkatan keterlibatan pasien.

“Kami akan membantu RSBP Batam menyusun rekomendasi berbasis hasil kajian kami, demi membenahi sistem layanan yang ada,” tutup Micheal.***

Berita Terkait

Amsakar Tekankan Program Nyata, PKDP dan Gempar Diminta Perkuat Kontribusi untuk Batam
Ekspor Batam Turun 3,67 Persen, Dua Sektor Jadi Biang Tekanan
Pemko Batam Resmikan SMPN 65 di Tanjung Uncang, Perluas Akses Pendidikan
Diskominfo Batam Minta Publik Saring Informasi, Jaga Stabilitas Daerah
PLN Batam Operasikan 23 Unit SPKLU di 20 Titik, Tarif Transparan dan Layanan Digital Dipercepat
Amsakar Pimpin Upacara Otda ke-30, Soroti Lonjakan Investasi Batam 103 Persen
Batam Sabet Penghargaan Nasional, Tekan Kemiskinan dan Stunting Jadi Sorotan
Pemko Batam Percepat Sinkronisasi Data Penduduk, Kunci Kebijakan SDM dan Tenaga Kerja
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:34 WIB

Amsakar Tekankan Program Nyata, PKDP dan Gempar Diminta Perkuat Kontribusi untuk Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:21 WIB

Ekspor Batam Turun 3,67 Persen, Dua Sektor Jadi Biang Tekanan

Kamis, 30 April 2026 - 15:49 WIB

Pemko Batam Resmikan SMPN 65 di Tanjung Uncang, Perluas Akses Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 14:01 WIB

Diskominfo Batam Minta Publik Saring Informasi, Jaga Stabilitas Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 17:23 WIB

PLN Batam Operasikan 23 Unit SPKLU di 20 Titik, Tarif Transparan dan Layanan Digital Dipercepat

Berita Terbaru