BP Batam Kembangkan New Nagoya, Pariwisata Walkable City Pengungkit Ekonomi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam kembangkan New Nagoya pariwisata. Foto:Humas BP

BP Batam kembangkan New Nagoya pariwisata. Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM– Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggenjot sektor pariwisata sebagai mesin penggerak perekonomian daerah.

Salah satu langkah strategis yang kini dikebut ialah pengembangan kawasan New Nagoya sebagai destinasi wisata berbasis walkable city.

BP Batam menempatkan New Nagoya sebagai Wilayah Penataan dan Pengembangan Prioritas dengan konsep kota ramah pejalan kaki.

Kawasan ini mengedepankan jalur pedestrian, penataan parkir, serta manajemen lalu lintas untuk menciptakan ruang publik yang hidup dan terintegrasi langsung dengan aktivitas UMKM.

Pengembangan New Nagoya mendapat dukungan Wakil Menteri Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza, saat meninjau kawasan Jodoh Boulevard, Jumat (9/1/2026).

Ia mendorong penguatan fungsi kawasan tersebut sebagai ikon wisata belanja sekaligus penggerak UMKM.

Selain menjadi pusat perdagangan, New Nagoya juga mengusung misi pelestarian jejak budaya dan sejarah Batam, khususnya di kawasan Jodoh Boulevard dan sekitarnya yang sejak lama dikenal sebagai sentra perbelanjaan.

Baca juga:Telkom Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum dan Pendidikan Pascabencana di Aceh

“Kami berharap upaya mengembalikan Jodoh sebagai ikon wisata belanja Batam segera terwujud. Konsep baru ini akan membuka ruang besar bagi UMKM untuk berperan langsung dalam pembangunan ekonomi daerah,” ujar Helvi.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan pengembangan New Nagoya merupakan bagian dari visi Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam membangun pariwisata modern berbasis pejalan kaki.

BP Batam merancang jalur pedestrian sepanjang kurang lebih 4,7 kilometer yang terintegrasi dari Pelabuhan Harbour Bay—pintu utama wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia—hingga Nagoya City Walk Grand Batam Mall dan Jalan Taman Kota yang direncanakan menjadi lokasi Pakuwon Mall.

“Kami mulai dari Harbour Bay agar wisatawan mancanegara bisa langsung masuk dan bergerak menghidupkan kawasan Nagoya secara berkelanjutan,” kata Mouris.

BP Batam memanfaatkan momentum Imlek dan Idulfitri sebagai langkah awal menggerakkan ekonomi di kawasan New Nagoya. Namun, sebelum dua momen besar tersebut, BP Batam menilai penataan UMKM di sepanjang Jodoh Boulevard menjadi pekerjaan mendesak.

“Jika tertata rapi, akan tumbuh semangat baru. Toko-toko akan berbenah dan menciptakan usaha yang saling terintegrasi,” pungkasnya.

Baca juga:Kalapas Batam Yosafat Rizanto Buka Tahun 2026 dengan Sarapan Bersama Warga Binaan, Tegaskan Disiplin dan Layanan

 

Berita Terkait

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi
Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir
BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor
Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 
Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi
Inflasi Kepri Naik Jadi 3,92 Persen pada Mei 2026, Harga Cabai dan Sayuran Jadi Pemicu Utama
Data Center NeutraDC Batam Terserap Penuh, Telkom Tambah Kapasitas Lewat BTM-2
Direct Call TPK Batu Ampar Batam Melonjak 212 Persen, Volume Peti Kemas Naik 125 Persen
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:50 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:53 WIB

BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:59 WIB

Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:05 WIB

Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi

Berita Terbaru