Buruh Batam Tuntut Kenaikan UMK 37,29 Persen, Kawal Pembahasan di Kantor Disnaker

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) melaksanakan unjuk rasa di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam pada Kamis (12/12/2024). Matapedia6.com/Luci

Buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) melaksanakan unjuk rasa di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam pada Kamis (12/12/2024). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam pada Kamis (12/12/2024).

Aksi ini digelar untuk mengawal pembahasan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) dan menuntut kejelasan terkait kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Batam.

Koordinator Lapangan Aksi KRB, Faisal Kurniawan, menyampaikan buruh menuntut kenaikan UMK sebesar 37,29 persen, jauh di atas usulan pemerintah kota yang hanya 6,5 persen.

Menurut Faisal, kenaikan ini didasarkan pada survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Batam yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

“Inflasi di Batam sangat tinggi, tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Kenaikan 6,5 persen jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak buruh di sini,” tegas Faisal.

Selain UMK, buruh juga meminta pemerintah lebih serius dalam menyusun UMSK yang mencakup berbagai sektor industri di Batam, termasuk elektronik.

“Saat ini UMSK hanya mengatur sektor galangan kapal, sementara banyak pekerja di galangan kapal masih berstatus outsourcing tanpa kepastian kerja. Jangan sampai keputusan hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara buruh tetap terpinggirkan,” ujarnya.

Faisal menyoroti pentingnya pengaturan yang lebih luas, mengingat Batam merupakan pusat industri elektronik yang besar.

“Provinsi harus mengakomodasi sektor elektronik dalam UMSK agar lebih banyak buruh menikmati manfaatnya,” tambahnya.

Buruh juga meminta pemerintah kota belajar dari kebijakan tahun 2018, di mana UMSK disahkan di Batam dengan memperhatikan berbagai sektor strategis.

“Tuntutan kami jelas kenaikan UMK yang layak dan keputusan UMSK yang adil. Kalau ini tidak dipenuhi, kami akan menentukan langkah lanjutan,” tegas Faisal.

Aksi yang berlangsung damai ini diwarnai orasi dari para buruh secara bergantian dari mobil komando. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah.

Sementara itu, Disnaker Kota Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan tersebut. Keputusan rapat pembahasan UMK dan UMSK diharapkan dapat memberikan hasil yang memenuhi harapan buruh.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Meizon

Berita Terkait

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Berita Terbaru