MATAPEDIA6.com, MEDAN —Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggandeng Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Utara untuk memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi.
Kolaborasi ini juga menyasar upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat penyaluran energi kepada masyarakat.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, membahas penguatan koordinasi tersebut bersama Kepala BIN Daerah Sumatera Utara, Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nasrulloh Nasution, pada Kamis (15/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Fanda menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk mengantisipasi risiko keamanan dan gangguan operasional yang dapat memengaruhi distribusi energi, baik bagi rumah tangga maupun sektor industri.
Menurut dia, deteksi dini dan mitigasi risiko menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan energi.
“Kami menyambut baik sinergi dengan BIN Daerah Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat pengamanan distribusi energi. Dukungan melalui deteksi dini dan mitigasi potensi gangguan menjadi hal penting dalam menjaga kelancaran operasional serta memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Fanda.
Sementara itu, Brigadir Jenderal TNI Muhammad Nasrulloh Nasution menyatakan dukungan BIN Daerah Sumatera Utara terhadap upaya Pertamina menjaga kelancaran distribusi energi.
Baca juga:Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Ia menegaskan, BIN siap mendukung deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan, termasuk penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi.
“Kami menyambut baik penguatan sinergi ini. BIN siap mendukung melalui deteksi dini dan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan, termasuk penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, sehingga distribusi energi dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” ungkapnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan BIN Daerah Sumatera Utara juga membahas pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami gangguan, penguatan pengawasan distribusi BBM dan LPG bersubsidi, serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko keamanan.
Langkah tersebut diharapkan membantu kedua lembaga mengantisipasi persoalan yang berpotensi menghambat penyaluran energi. Pengawasan juga menjadi perhatian untuk mendukung penyaluran BBM dan LPG bersubsidi agar tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga keandalan pasokan dan kelancaran distribusi energi.
Melalui kolaborasi tersebut, Pertamina berharap penyaluran energi di Sumatera Utara berlangsung aman dan berkelanjutan sehingga dapat menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga:BP Batam Buka Kemitraan Perkuat Pasokan Air, Data Center Wajib Siapkan SWRO
Editor:Zalfirega











