MATAPEDIA6.com, BATAM– DPRD Kota Batam tak sekadar menerima tamu—mereka membuka “dapur” strategi menjaga keamanan daerah. Komisi I DPRD Kabupaten Kampar datang langsung untuk mengulik resep Batam merawat ketertiban dan stabilitas wilayah, Selasa (31/3/2026).
Sekretaris Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas, bersama anggota Hendrik menyambut rombonga dan langsung mengarahkan diskusi pada isu inti: bagaimana DPRD mendorong keamanan yang konkret, bukan sekadar wacana.
Pertemuan bergerak cepat. Kedua pihak membedah peran legislatif dalam menjaga kamtibmas, termasuk cara memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan. DPRD Batam menegaskan satu kunci utama: sinergi lintas sektor.
Baca juga:Pansus DPRD Batam Kebut Finalisasi Ranperda LAM, Tajamkan Pasal Demi Lindungi Budaya Melayu
Anwar Anas menekankan, Batam tidak berjalan sendiri. DPRD aktif membangun komunikasi dengan TNI dan Polri, serta terlibat dalam forum Forkopimda untuk memastikan setiap potensi gangguan keamanan bisa ditekan sejak dini.
“Stabilitas bukan pilihan, tapi kebutuhan. Tanpa kamtibmas yang kuat, investasi dan pariwisata ikut goyah,” katanya dikutip dalam laman website DPRD Batam, Rabu (1/4/2026).
Diskusi juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap dinamika sosial di daerah. DPRD tidak hanya mengawasi, tetapi ikut mendorong langkah strategis agar kondisi tetap kondusif.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. DPRD Kampar membawa pulang praktik langsung dari Batam—mulai dari pola koordinasi hingga pendekatan menjaga stabilitas wilayah.
Pertemuan ditutup dengan komitmen memperkuat komunikasi antar daerah. Bagi Batam, berbagi strategi bukan soal prestise, tetapi bagian dari menjaga stabilitas yang lebih luas.
Baca juga:PAD Batam Naik ke Rp4,29 Triliun, Amsakar Sampaikan LKPJ Perdana ke DPRD
Editor:Miezon



















