Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna

Jumat, 18 April 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono (Ipunk). Foto:Dok/Ist

Dirjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono (Ipunk). Foto:Dok/Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM- Dua kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam berhasil ditangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat mencuri ikan di Laut Natuna Utara, Senin (14/4). Aksi dramatis ini terjadi dalam operasi gabungan Bakamla “Patma Yudhistira 2025” dan patroli mandiri KKP.

Dua kapal bernama lambung 936 TS (135 GT) dan 5762 TS (150 GT) kedapatan menggunakan alat tangkap pair trawl—jenis yang sangat dilarang karena merusak ekosistem laut.

Kapal pengawas KP Orca 03 yang dikomandani Mohammad Ma’ruf sempat melakukan pengejaran sengit sebelum akhirnya melumpuhkan kedua kapal dengan bantuan Rigid Inflatable Boat (RIB).

“Dampak alat tangkap ini luar biasa. Ikan kecil habis, ekosistem rusak,” tegas Dirjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono (Ipunk), dalam konferensi pers di Batam, Jumat (18/4).

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sekitar 4.500 kilogram ikan campur dan 30 ABK asal Vietnam. Negara diperkirakan berhasil menghindari potensi kerugian sebesar Rp152,8 miliar.

Penangkapan ini juga menunjukkan respons cepat KKP menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya illegal fishing di Laut Natuna. Bakamla RI sebelumnya menerima informasi aktivitas mencurigakan dan langsung berkoordinasi dengan KKP.

“Kolaborasi patroli laut terbukti efektif. Negara tidak boleh lengah menjaga kedaulatan laut,” ujar Laksda TNI Andi Abdul Aziz, Deputi Operasi dan Latihan Bakamla.

Penulis:Rega|Editor:Meizon

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru