Hardiknas 2025, Amsakar: Pendidikan Bermutu Kunci Anak Bangsa Tangguh

Sabtu, 3 Mei 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardiknas 2025. Foto: dok:Mc

Hardiknas 2025. Foto: dok:Mc

MATAPEDIA6.com, BATAM-Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerukan peningkatan kualitas pendidikan sebagai langkah konkret mencerdaskan kehidupan bangsa. Seruan ini ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Jumat (2/5/2025).

Dalam upacara yang diwarnai oleh ragam pakaian adat dan pertunjukan seni nusantara, Amsakar menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar seremoni tahunan. Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak dan bermutu.

“Pendidikan adalah hak asasi yang melekat pada setiap individu, dan menjadi kunci membangun kepribadian luhur serta peradaban bangsa,” ujar Amsakar dikutip dalam media center.

Ia juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan tanpa diskriminasi—baik atas dasar agama, ekonomi, suku, maupun domisili.

Amsakar menyebutkan bahwa Presiden Prabowo menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas nasional. Pemerintah pusat, lanjutnya, berkomitmen memutus rantai kemiskinan melalui revitalisasi sarana-prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas guru.

“Presiden ingin guru bukan hanya menjadi pengajar, tetapi mentor dan pendamping murid dalam meraih cita-cita mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Butuh gotong royong semesta agar pendidikan benar-benar mampu mencetak generasi unggul dan tangguh,” tegasnya.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menerapkan berbagai langkah strategis, seperti memperbaiki tata kelola pendidikan, memperkenalkan model deep learning, serta mengenalkan pembelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Dalam aspek karakter, kementerian meluncurkan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Album Kicau untuk tingkat taman kanak-kanak.

Di akhir pidatonya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari bergandeng tangan, saling bahu membahu, mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutupnya.

Editor:Meizon

Berita Terkait

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Berita Terbaru