Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital

Jumat, 28 November 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Selasa (25/11/2025). Foto:Luci/matapedia

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Selasa (25/11/2025). Foto:Luci/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Di tengah aktivitas digital masyarakat Kepri yang kian padat—dari pelaku industri di Batam hingga siswa yang belajar daring—ada satu “otak cerdas” yang bekerja tanpa henti di balik layar.

Namanya AIvolusi5G, teknologi terbaru Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) yang diam-diam mengubah wajah konektivitas di wilayah ini.

Teknologi ini tidak sekadar mempercepat internet. AIvolusi5G belajar, membaca, dan merespons kebutuhan pengguna hampir seperti manusia.

Saat trafik mendadak melonjak di kawasan industri Muka Kuning, misalnya, sistem otomatis membuka kapasitas. Ketika ribuan wisatawan memenuhi Nongsa, jaringan menyesuaikan diri tanpa menunggu instruksi teknisi.

Baca juga: Indosat Percepat Inklusi Digital di Kepri dengan AIvolusi5G, Hadirkan Konektivitas yang Lebih Aman dan Cerdas

Lebih dari itu, teknologi ini bekerja sebagai penjaga gerbang digital. Sejak diluncurkan pada 7 Agustus 2025, AIvolusi5G sudah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan memberi peringatan untuk 90 juta pesan mencurigakan.

Rata-rata 11,5 juta pelanggan terlindungi setiap bulan—tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan apa pun.

“AIvolusi5G membawa kita memasuki era jaringan yang lebih cerdas, stabil, dan aman. Ini upaya kami untuk memberi pengalaman digital terbaik bagi masyarakat,” ujar EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Agus Sulistio pada wartawan di Batam beberapa hari lalu.

Upaya memperkuat konektivitas ini tidak berhenti pada kecerdasan buatan. Di lapangan, Indosat terus menggelar infrastruktur yang menopang kebutuhan digital Kepri, wilayah kepulauan yang secara geografis menantang namun strategis untuk ekonomi Indonesia bagian barat.

Hingga kuartal ketiga 2025, jaringan Indosat telah menjangkau 98 persen wilayah Kepri dan melayani 99 persen populasi Kota Batam. Lebih dari 550 BTS aktif berdiri di Batam dan kawasan penyangganya, memastikan aktivitas digital masyarakat—dari UMKM yang berjualan online, industri yang mengandalkan otomasi, hingga sektor pariwisata—berjalan tanpa hambatan.

Di tengah laju transformasi digital Kepri, AIvolusi5G menjadi semacam “mesin tak terlihat” yang memastikan semua tetap tersambung, cepat, dan aman.

Sebuah fondasi baru bagi provinsi kepulauan yang terus memacu dirinya sebagai simpul ekonomi digital di perbatasan barat Indonesia.

Baca juga: Indosat Perluas Akses Produk Digital Lewat Indogrosir

Penulis:Luci|Editor:Zalfirega

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru