Indosat dan ZTE Perluas Pengalaman Digital di Indonesia

Sabtu, 11 Januari 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan indosat dan ZTE. Foto:Dok/Istimewa

Jaringan indosat dan ZTE. Foto:Dok/Istimewa

MATAPEDIA6.com, JAKARTA- Indosat Ooredoo Hutchison dan ZTE Corporation telah meluncurkan jaringan transmisi backbone microwave iFlexiTrunk di Indonesia.

Inisiatif ini mencakup lebih dari 550 link microwave ultra-kapasitas, menjangkau hampir 80% kota besar dan pulau terpencil, meningkatkan akses data dan suara seluler yang terjangkau bagi banyak orang, terutama di daerah terpencil.

Indonesia memiliki 17.000 pulau dan menghadapi tantangan besar dalam membangun infrastruktur komunikasi. Komunikasi berbasis kabel tidak dapat mengatasi medan terjal dan biaya tinggi, sehingga banyak daerah terputus secara digital. Kurangnya akses ini menghambat peluang ekonomi dan perkembangan sosial, menuntut solusi yang terjangkau dan dapat diakses.

Indosat dan ZTE menerapkan lebih dari 550 link backbone microwave ultra di Indonesia, menjangkau hampir 80% kota besar dan pulau terpencil. Teknologi microwave ZTE dirancang untuk kebutuhan lokal, menyediakan transmisi data cepat dan jarak jauh.

Solusi ini menghubungkan daerah yang sebelumnya terputus, memungkinkan akses internet bagi komunitas. Antena Ultra Broadband Multi-frekuensi (UBA) dan unit percabangan yang disesuaikan meningkatkan efisiensi biaya dan kinerja.

Perangkat ini tahan terhadap cuaca ekstrem, memastikan keandalan jangka panjang dan mendukung peningkatan kapasitas.

Sales Director PT ZTE Indonesia Kevin Chen, mengatakan, pihaknya percaya bahwa kolaborasi yang sukses ini akan memberikan kehidupan baru bagi perjalanan transformasi digital Indonesia. Ketika penduduk di daerah terpencil Indonesia mulai online dan menikmati layanan internet berkualitas tinggi.

“Kami merasakan kebahagiaan yang sama seperti mereka! ZTE berkomitmen untuk memanfaatkan peluang strategis dalam digitalisasi, kecerdasan, dan pembangunan rendah karbon,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).

“Backbone Mikrowave ZTE menghubungkan ZTE, IOH, dan warga Indonesia bersama-sama, menjelajahi lebih banyak kemungkinan baru dalam cara berkomunikasi, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan komunitas global.” sambungnya.

Ia menyebut, Inisiatif ini telah secara signifikan meningkatkan jumlah pelanggan Indosat, terutama di daerah-daerah terpencil, di mana kapasitas backhaul di wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan telah meningkat menjadi 2-3 Gbps, dengan puncaknya mencapai 6 Gbps.

“Warga kini menikmati akses tanpa gangguan ke informasi waktu nyata, pendidikan online, dan hiburan digital. Konektivitas yang ditingkatkan ini juga telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata, dan mendorong berbagi pengetahuan, sambil mendukung kemajuan dalam bidang kesehatan dan pendidikan,” sampainya.

Sementara Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung menambahkan, Indosat dan ZTE berkomitmen menjembatani kesenjangan digital di Indonesia dengan memperluas jaringan untuk menghubungkan lebih banyak komunitas, meskipun menghadapi tantangan geografis.

“Dengan teknologi canggih, dapat meningkatkan pengalaman digital dan membuka peluang ekonomi serta sosial,” tuturnya.

Ke depan, kedua perusahaan akan memperdalam kolaborasi untuk meningkatkan infrastruktur komunikasi dan menawarkan solusi inovatif dengan biaya yang lebih rendah.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Redaksi

Berita Terkait

Ekspor Batam Turun 3,67 Persen, Dua Sektor Jadi Biang Tekanan
Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun
Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha
Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional
Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Soft Opening, Pengalaman Menginap Premium di Jantung Bisnis Batam
TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
PLN Batam Operasikan 23 Unit SPKLU di 20 Titik, Tarif Transparan dan Layanan Digital Dipercepat
OJK Kepri Genjot Ketahanan Siber, Tekan Lonjakan Fraud Digital

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:21 WIB

Ekspor Batam Turun 3,67 Persen, Dua Sektor Jadi Biang Tekanan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB

Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun

Kamis, 30 April 2026 - 17:50 WIB

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional

Selasa, 28 April 2026 - 21:11 WIB

Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Soft Opening, Pengalaman Menginap Premium di Jantung Bisnis Batam

Berita Terbaru