Insiden First Club Batam, Manajemen Tegaskan Pengunjung Terlibat Bukan LC

Sabtu, 7 Juni 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

First Club tempat hiburan di Batam. Foto;Zalfirega

First Club tempat hiburan di Batam. Foto;Zalfirega

MATAPEDIA6.com, BATAM— Manajemen First Club Batam angkat bicara terkait peristiwa dugaan pengeroyokan salah satu DJ yang terjadi pada Sabtu (7/6) dini.

Menurut Direktur First Club, Lian Tasrin,  kejadian tersebut melibatkan salah satu DJ, yakni Stevanie, serta beberapa pengunjung yang diduga merupakan warga negara asing (WNA).

“Jadi kejadian itu berlangsung di area publik klub dan langsung menarik perhatian pihak kepolisian serta imigrasi,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Senin malam.

Ia menegaskan bahwa para pihak yang terlibat bukanlah LC (Ladies Companion) maupun staf klub, melainkan pengunjung umum.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada LC WNA yang bekerja di First Club Batam. Seluruh LC kami adalah Warga Negara Indonesia yang telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Lian.

Lian menjelaskan bahwa sebagai tempat hiburan umum, First Club Batam terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Namun, manajemen tidak memiliki kewenangan untuk memverifikasi status kewarganegaraan atau pekerjaan para pengunjung. Proses tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian dan imigrasi.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan bekerja sama penuh dengan instansi terkait guna mendukung penyelidikan yang berjalan secara profesional dan terbuka.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan telah mengambil langkah-langkah internal untuk memperketat pengawasan, serta menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung maupun staf kami,” tambahnya.

First Club Batam menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasional secara profesional, aman, dan sesuai dengan hukum serta etika usaha.

Manajemen juga mengimbau publik dan media agar menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang demi menjaga objektivitas informasi yang beredar.**r

Berita Terkait

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:20 WIB

KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Berita Terbaru