MATAPEDIA6.com, ACEH — Ramadan selalu memicu lonjakan aktivitas digital. Masyarakat menelepon keluarga, melakukan video call, berbagi momen di media sosial, hingga bertransaksi secara daring.
Menghadapi momentum tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison memastikan jaringan tetap aman dan stabil di seluruh wilayah Aceh selama Ramadan hingga Idulfitri.
Perusahaan itu bahkan turun langsung mengecek performa jaringan melalui Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat dari Medan menuju Aceh Tamiang.
Tim teknis menelusuri jalur mobilitas masyarakat, baik jalan tol maupun non-tol, sekaligus memantau titik keramaian, termasuk meunasah atau surau yang menjadi pusat aktivitas warga pasca banjir Desember lalu.
Langkah ini menegaskan komitmen Indosat menjaga kualitas layanan di momen ketika masyarakat paling membutuhkan koneksi. Selain memastikan stabilitas jaringan, kegiatan tersebut juga membuka transparansi perusahaan dalam memantau langsung pengalaman digital pelanggan.
Ramadan menjadi salah satu periode dengan trafik data tertinggi sepanjang tahun. Aktivitas digital meningkat tajam terutama menjelang waktu berbuka hingga malam hari.
Baca juga:Tiga Terdakwa Kasus Sabu 2 Ton di Batam Divonis Seumur Hidup, Empat Dihukum di Bawah 20 Tahun
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat memperkuat kapasitas jaringan dan mengoptimalkan layanan dengan analisis trafik berbasis kecerdasan buatan (AI) secara real-time.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat, Agus Sulistio, menegaskan bahwa teknologi AI membantu perusahaan membaca pergerakan trafik secara presisi.
“Di momen Ramadan, masyarakat sangat mengandalkan koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau beban jaringan secara akurat dan real-time sehingga penguatan kapasitas bisa dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa Indosat telah memulihkan lebih dari 800 BTS yang sebelumnya terdampak bencana di Aceh. Saat ini seluruh BTS Indosat di provinsi tersebut telah kembali beroperasi 100 persen.
Jaringan Disiagakan Sepanjang Ramadan
Untuk menjaga kualitas layanan selama Ramadan dan Lebaran, Indosat menyiagakan berbagai langkah strategis, antara lain:
Monitoring jaringan 24 jam selama periode Ramadan hingga Lebaran
Penguatan kapasitas di site prioritas dan jalur mobilitas masyarakat
Pengerahan BTS bergerak di titik dengan lonjakan trafik tinggi
Optimalisasi jaringan berbasis analisis data AI
Upaya ini memastikan masyarakat tetap bisa menelepon, berkirim pesan, melakukan transaksi digital, hingga mengakses layanan daring tanpa gangguan.
Surau Berdaya, Jaringan Hadir Bersama Komunitas
Indosat tidak hanya memperkuat konektivitas. Perusahaan juga menghadirkan dampak sosial melalui program ‘Surau Kita Berdaya’. Program ini menjangkau 13 surau di berbagai wilayah Aceh, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah Mushola Al-Ikhlas di Aceh Tamiang. Indosat merenovasi rumah ibadah tersebut sehingga mampu menampung hingga 500 jamaah. Bangunan itu juga berfungsi sebagai tempat penampungan warga ketika bencana terjadi.
Melalui program ini, Indosat ingin menjadikan rumah ibadah sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat. Dukungan fasilitas serta konektivitas yang kuat diharapkan memperlancar komunikasi warga sekaligus memperkuat kebersamaan selama Ramadan.
Dengan kesiapan jaringan berbasis AI dan program sosial berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan layanan yang andal dan relevan bagi masyarakat. Ramadan pun dapat dijalani lebih tenang—tetap terhubung, tanpa drama.
Baca juga:OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
Editor:Zalfirega



















